Presiden Jokowi : Tindak Tegas Ormas yang Melawan Hukum

Joko Widodo, Presiden RI (int)

SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo memerintahkan aparat penegak hukum tegas terhadap organisasi masyarakat (ormas) yang melawan hukum. Termasuk ormas-ormas yang meresahkan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi melalui akun Twitternya, @jokowi.

img_7260“Aparat hukum jangan ragu menindak tegas ormas yg melawan hukum dan meresahkan masyarakat –Jkw,” tulis Jokowi pada Senin (19/12/2016) sekitar pukul 22.02 WIB.

Pantauan Suaracelebes.com Senin 07.30 Wita, tweet tersebut sudah disukai oleh 2.965 orang dan diretweet oleh 2.587 netizen. Ini  sempat ramai dengan hastag #JokowiTakutFPI ramai disuarakan netizen di Twitter, bahkan hastag tersebut menempati urutan pertama trending topic di Indonesia.

Sebelumnya Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan hari ini Jokowi memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait adanya ormas yang melakukan sweeping penggunaan atribut natal, buntut dari dikeluarkannya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pramono juga mengatakan, pemanggilan Kapolri tersebut tak lepas dari sikap Kapolres Bekasi Kota dan Kapolres Kulonprogo, DIY, yang menyikapi fatwa MUI tersebut dengan membuat surat edaran. Kapolri sudah menegur kedua Kapolres tersebut.

“Apa yang dilakukan oleh kapolres di Bekasi maupun di Kulonprogo, kalau enggak salah, yang kemudian menyikapi secara berlebihan, karena memang fatwa MUI itu bukan hukum positif. Hukum positif kita adalah UU, PP, Perpres, Kepmen dan seterusnya, termasuk keputusan Kapolri sendiri. Sehingga dengan demikian, itulah yang menjadi pegangan. Dan sekarang Kapolri sedang dipanggil oleh Presiden untuk hal tersebut,” jelas Pramono Anung.