Wagub Sulsel Minta Biro Napza dan Dinkes Sulsel Tekan HIV/AIDS

Agus Arifin Nu'mang, Wakil Gubernur Sulsel.

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Sebagai upaya menekan angka penularan HIV/AIDS di Sulsel, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang meminta Biro Bina Napza dan HIV/AIDS serta Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel untuk bekerjasama dengan Apotek dan toko obat untuk meminimalisir penjualan jarum suntik dan obat-obatan yang tidak semestinya dijual secara bebas.

“Selain edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, harus kita lakukan juga upaya pencegahan. Saya minta Biro Napza dan Dinas Kesehatan bisa bekerjasama dengan Apotek dan Toko Obat untuk melakukan pengawasan dan meminimalisir penjualan jarum suntik dan obat-obatan yang seharusnya tidak dijual bebas,” ujar Agus.

Pemprov Sulsel juga melakukan pencanangan Gerakan 1.000 Masyarakat Peduli Napza dan HIV/AIDS yang diinisiasi oleh Biro Bina Napza dan HIV/AIDS Setda Provinsi Sulsel.

Dalam sepuluh tahun terakhir, jumlah kasus HIV/AIDS secara umum mengalami peningkatan, dan indikator kasus ini sekarang sudah berada pada level 6.

Agus menambahkan resiko penularan HIV/AIDS tertinggi dapat melalui hubungan seks tidak aman pada heteroseksual (46,2 persen), hubungan sesks sesama jenis/sesama lelaki (24,4 persen), dan penggunaan jarum suntik pada penasun (3,4 persen).

“Berdasarkan kelompok umur, presentase kasus HIV/AIDS  untuk tahun 2015 tertinggi diemukan pada kelompok usia 20-29 tahun (32 %), 30-39 tahun (29,4 %), 40-49 tahun (11,8 %), 50-59 tahun (3,9 %) dan 15-19 tahun (3 %).