ACC Sulawesi Sebut Bupati Cantik Terlibat Kasus Korupsi DID Lutra

Direktur ACC Sulawesi, Abdul Muthalib (int)

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Pasca Pelimpahan Berkas perkara dugaan Korupsi DID Luwu Utara oleh Polda Sulsel kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi mulai angkat bicara.

Direktur ACC Sulawesi, Abdul Muthalib mendesak Polda untuk segera menetapkan tersangka lain, termasuk Bupati Kabupaten Luwu Utara, Indah Putri Indriani karena perannya saat itu selaku Wakil Bupati.

“dalam kasus itu, ia masih menjabat sebagai wabup, ia yang berwenang membuat rencana kegiatan, penyusunan harga, proses lelang hingga pengaturan pemenang tender proyek,” ujar Abdul Muthalib

Bukan hanya itu, Abdul Mutahilb juga menerangkan bahwa ada pengakuan langsung oleh salah seorang tersangka yang secara gamblang menyebut keterlibatan Bupati Cantik ini.

“Berdasarkan pengakuan tersangka Agung memang membenarkan melaksanakan kegiatan yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Tetapi yang merencanakan, menyusun harga dll adalah wakil Bupati yang sekarang menjabat Bupati Lutra,” tegas Muthalib.

Muthalib selanjutnya mengimbau agar penyidik Polda tidak memutarbalikkan fakta itu dan membingkai kasus demi menyelamatkan sang Bupati.

“Atas keterangan tersebut Polda jangan memutarbalikkan fakta adanya keterlibatan pihak lain yang bertindak selaku intelektual dader di kasus ini karena sangat jelas. Kerugian negara berdasarkan temuan BPKP Sulsel juga sudah disampaikan. Jika Polda berhenti hanya pada 2 tersangka tersebut maka dapat dipastikan ada permainan,”pungkas Muthalib.

Berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Sulawesi Selatan terdapat kerugian negara sebesar Rp3.6 miliar dari total anggaran anggaran proyek sebesar Rp13.9 miliar dalam kasus dugaan korupsi program modul eksperimen sains berbasis IT dan program Life Science Dinas Pendidikan yang menggunakan Dana Insentif Daerah (DID) Luwu Utara pada 2011.