Dalami Kasus Underpass, Kejati Sulsel Periksa Camat Tamalarea dan Lurah Sudiang

Kasipenkum Kejati Sulselbar, Salahuddin.
HUTNasDem

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Tim penyidik kembali melakukan pendalaman kasus dugaan korupsi dan salah bayar pada pembebasan lahan untuk pembangunan proyek Underpass. Hari ini, Senin (4/12/2017), Tim Penyidik Kejati Sulsel memeriksa dua orang saksi.

Dua orang saksi tersebut adalah Kepala Kecamatan Tamalanrea, Kaharuddin Bakti, dan juga Lurah Sudiang, Udin. Keduanya menjalani pemeriksaan sejak pagi hingga sore di kantor Kejati Sulsel.

Banner NH-AZIZ

“Benar bahwa ada dua orang saksi yang telah diperiksa oleh penyidik. Kaitanya adalah kasus tindak pidana korupsi (tipikor) dugaan salah bayar pada proyek Underpass Simpang lima Makassar,” ujar Salahuddin saat dikonfirmasi di ruanganya.

Salahuddin menambahkan bahwa Kaharuddin Bakti diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan sekcam Biringkanya pada saat pembebasan lahan berjalan.

Sekedar diketahui, pembebasan lahan pada proyek tersebut menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dari Kementrian Pekerjaan Umum, melalui Balai Jalan Metropolitan Makassar (BJMM) sebesar Rp 10 miliar.

Dimana pada perjalananya, pemerintah kota (Pemkot) Makassar diminta oleh BJMM untuk menyediakan lahan yang akan digunakan pada proyek tersebut. Selain itu Pemkot juga diminta untuk membuat daftar nominatif (inventarisasi lahan) yang akan digunakan untuk pembebasan lahan tersebut.

Kemudian didalam perjalanan, ditemukan adannya indikasi salah bayar Rp 3 miliar dalam proyek pembebasan lahan tersebut.