Rumah Produktif IYL-Cakka Jadi Dambaan Warga di Bone

Penerimaan Mahasiswa Baru

SUARACELEBES. COM, BONE- Bukan hanya di daerah lain, tapi berbagai komunitas rakyat di Kabupaten Bone juga sangat mendambakan program yang dicanangkan Ichsan Yasin Limpo/Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).

Selain pendidikan gratis berkualitas tanpa pungutan, Program Rumah Produktif berbasis desa di setiap Kecamatan di Sulsel juga sangat dinantikan warga. Alasannya, program ini memang sangat diharapkan masyarakat bisa terealisasi di Sulsel.

Sebab Rumah Produktif, diyakini bisa menjadi solusi mengatasi kemiskinan dan pengangguran di Sulsel. Begitu pun mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat.

Itu disampaikan salah satu sesepuh di Desa Timusu Bone, Petta Aras. Menurutnya, jika janji sudah keluar dari IYL-Cakka, maka itu pantang dikhianati.

“Kami sangat bersyukur ada Kandidat punya keberanian memprogramkan seperti ini. Warga tentu sangat mendambakan,” tandas Petta Aras di sela-sela kampanye tertutup di Timusu, Bone, Minggu (22/4/2018).

Selain di Timusu, berbagai komunitas yang datang membanjiri tenda pertemuan di Desa Liliriattang, Lappariaja, juga begitu antusias menyambut Ichsan YL. Terutama mendengar komitmennya tentang berbagai program.

Usai mendengar penjelasan Ichsan Yasin Limpo, masyarakat tak henti-hentinya berteriak “setuju” kala eks Bupati Gowa merunut secara rinci tentang Rumah Produktif yang dia canangkan.

Di rumah produktif akan mengurangi angka pengangguran. Di Rumah Produktif juga akan diberikan pelatihan kepada para pelaku UKM pemula.

Di rumah produktif tidak hanya memberikan keterampilan, kemampuan dan pendidikan. Rumah Produktif juga akan memberikan bantuan modal untuk membangun industri dan akan menyiapkan 75 jenis keterampilan.

“Semua yang ada keterampilan di BLK itu juga ada d rumah produktif. Tapi bisa saja tidak ada di BLK tapi ada di Rumah Produktif. Misalnya salon muslimah, itu tidak ada di BLK,” tutur Ichsan.

Kapan Rumah Produktif akan dibangun? Ichsan YL menegaskan, ini akan dibangun paling lambat satu tahun pasca IYL-Cakka dilantik jika kelak terpilih menjadi Gubernur.

“Paling lama satu tahun pertama sudah ada pembangunan. Termasuk di semua Kecamatan di Bone,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, salah satu masyarakat setempat, Hasri mengaku yakin bahwa program tersebut mampu meningkatkan perekonomian rakyat. Apalagi, disampaikan oleh tokoh yang memiliki prinsip “taro ada taro gau” atau satu kata satu perbuatan.

“Tentu program ini (Rumah Produktif) akan banyak membantu. Sekarang saja, banyak yang sudah Sarjana tapi masih menganggur,” tandasnya.(*)