Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare Hadiri Harganas

Penerimaan Mahasiswa Baru

SUARACELEBES.COM, PAREPARE–Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan, turut serta dalam menyemarakkan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXV yang dilaksanakan di Kawasan Megamas Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu, 7 Juli 2018 lalu.

Erna Rasyid Taufan terlihat akrab saat bertemu dengan Puan Mahari, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia pada kabinet kerja Jokowi periode 2014-2019, atau anak dari Presiden ke Lima Republik Indonesia, Megawaty Soekarnoputri, dan cucu dari Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Erna Rasyid Taufan mengaku senang bisa turut hadir dalam pelaksanaan acara tersebut, belum lagi acara itu dihadiri beberapa tokoh-tokoh nasional Indonesia. “Tentunya banyak pengalaman tersendiri yang kita bisa ambil dari pertemuan ini, dan tentunya pengalaman yang ada akan menjadi modal untuk memberikan edukasi pembangunan dalam kemajuan Kota Parepare ke depannya,” pungkasnya.

Erna Rasyid Taufan dan Puan Maharani terlihat akrab di Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXV di Manado Erna Rasyid harap Harganas bisa membentuk keluarga-keluarga terbaik di Indonesia Muballigah dari Kota Parepare ini menilai dengan pelaksanaan Peringatan Hari Keluarga Nasional, diharapkan bisa membentuk keluarga-keluarga yang terbaik di Indonesia. Selain itu juga peringatan Harganas ini menjadi momentum untuk mempererat kekeluargaan dalam bernegara. “Kita tentunya berharap bagaimana dalam pelaksanaan Harganas ini, memberikan daya dorong yang baik dalam memajukan para keluarga dalam menata hubungan yang baik, serta bagaimana mewujudkan keluarga yang mawaddah dan warahmah,” terang Erna Rasyid Taufan. Erna menuturkan, kalau cerminan keluarga yang bahagia, tentunya menjadi keinginan semua masyarakat Indonesia dan terkhusus masyarakat Parepare, dan bagaimana kita menjaga hubungan kekeluargaan antara sesama masyarakat. “Yang terpenting juga bagaimana kita menjaga kekeluargaan antara satu masyarakat dengan masyarakat lainnya, jadi bukan hanya menjaga harmonisasi rumah tangga saja, tapi sesama negara dan agama juga perlu dijaga hubungan kekeluargaan yang baik,” jelasnya.(*)