Malam Pergantian Tahun, Bupati Enrekang Dapat Kado Tanaman Pisang di Tengah Jalan dari Warga

SUARACELEBES.COM, ENREKANG -“Malam pergantian tahun seharusnya menjadi momen yang special bagi Bupati Enrekang. Lain halnya di Enrekang, warga Saruran, Kecamatan Anggeraja memberi kado berupa Pohon Pisang yang ditanam ditengah jalan.
Resah dengan kerusakan jalan di jalan poros Anggeraja-Baraka, warga Desa Saruran tanam pohon pisang ditengah jalan. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang tidak punya perhatian terhadap perbaikan infrastruktur jalan.

Diketahui kerusakan jalan yang tepat berada di depan SD Inpres Saruran telah berlangsung bertahun-tahun, namun sampai sekarang belum ada perbaikan oleh pemerintah. Jalan ini juga adalah jalan poros kecamatan yang menghubungkan lima kecamatan yaitu Anggeraja, Baraka, Malua, Buntu Batu dan Bungin. Rizal, warga Baraka yang berprofesi sebagai Supir angkutan mengaku kecewa terhadap pemerintah yang tidak punya perhatian terhadap akses jalan ini.

“Menurut Rizal kami sebagai supir angkutan sangat was-was karena mobil pasti dalam keadaan miring kalau mau lewat jalan ini apalagi kalau mobil kami penuh angkutan sayuran”.

Keprihatinan juga di alami oleh Fadly sopir angkutan Makassar yang pernah mengalami pecah ban akibat ban mobilnya masuk kecelah beton.

“Iya om, ban mobilku robek gara-gara masuk celah beton dan harus didorong untuk bisa maju karena velg mobilku kandas dicoran, ucap Fadly”
Rahmat (samaran), Warga setempat sering menyaksikan ibu-ibu pengendara motor sering jatuh dijalan ini apalagi kalau jalanan dalam keadaan basah dan licin.

“Betul pak, saya sering menyaksikan pengendara jatuh disini, terutama kasian itu ibu-ibu sering sekali jatuh disini apalagi kalau licinmi jalanan, itu juga Fadly saya juga ikut bantu dulu dorong mobilnya waktu robek bannya disini pak”.

Rahmat juga mengaku sangat kecewa terhadap pemerintah daerah yang tidak segera menindak lanjuti keluhan warganya. Menurutnya jalan ini sudah bertahun-tahun dibiarkan seperti ini, selain itu jalanan ini sudah sangat berbahaya bagi pengendara.
“Itumi pak, saya sebagai warga sangat kecewa sekali sama pemerintah dan Anggota Dewan yang setiap hari lewat sini karena tidak ada sekali perhatiannnya pak sama kerusakan jalan ini. Ini juga Pak Bupatita, sekarang lebih napilihmi itu urus kebun di Maiwa daripada perhatikan masyarakatnya”.

“Masa Wakil Bupati orang di dalamji dan Empat anggota DPRD orang didalam semua, harusnya jalan ini mereka perjuangkan bukan hanya pake mobil mewah rakyat baru tidak punya kontribusi buat masyarakat, keluh Rahmat” (*)

PEMKOT-Makassar