Sidang Korupsi Brosur Kominfo, Ismounandar Lalai Dalam Jabatannya

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Ismounandar akhirnya duduk di kursi pesakitan, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, Rabu 1 Februari 2017.

Dalam sidang perdana, Jaksa Penuntut Umum, Ahmad Yani membacakan dakwaannya dihadapan Majelis Hakim, Bonar Harianja selaku Hakim Ketua, Kristian P Djati dan Rahin Saije selaku Hakim Anggota.

Uraian dakwaan menyebutkan bahwa Ismounandar yang menjabat sebagai Kepala Dinas juga menjadi Pengguna Anggaran dan merangkap sebagai Pejabat Pembuat Komitmen dalam proyek Pengadaan barang cetakan brosur terpadu (broster) dengan anggaran sebesar 2 Milyar rupiah.

“terdakwa sebagai kepala dinas kominfo makassar yang bertindak sebagai pengguna anggaran serta merangkap pula sebagai pejabat pembuat komitmen berdasarkan Surat Keputusan Walikota, secara bersama-sama dengan John S de Fretes secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau org lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan negara,” jelas jaksa dalam sidang

Selain dianggap menyalahgunakan wewenangnya, Ismounandar juga tidak menjalankan tugas selaku pejabat pembuat komitmen yang berfungsi membuat Kerangka Acuan Kerja (KAK) sehingga menyebabkan penentuan Harga Perkiraan Sementara (HPS) terbilang mahal.

“Selanjutnya terdakwa menghubungi Ir Ary Budianto agar membuatkan HPS untuk kegiatan pengadaan brosur, kemudian Ary melakukan survey ke tiga perusahaan,” tambahnya

Akibat perbuatan ini, terdakwa diancam dalam pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukum maksimal 20 tahun penjara.

PEMKOT-Makassar