banner dprd mkassar

Jusuf Kalla : Polemik Harga Lods Pasar Sentral Telah Dilapor ke BPKP dan KPK

pemprov sulsel

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Sejumlah perwakilan pedagang Pasar Mentral menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di kediaman pribadi JK, di Jalan Haji Bau, Makassar, Minggu Pagi (30/4/2017).

Para pedagang ini bertemu Jusuf Kalla, terkait polenik mahalnya harga lods pasar sentral yang hingga kini polemik tersebut belum mampu diselesaikan Walikota Makassar, Mohammad Ramdan Pomanto.

Di hadapan Jusuf Kalla, para pedagang mengeluhkan soal harga sewa lods Pasar Sentral yang mereka klaim sangat tinggi dan memberatkan para pedagang.

Mereka yang menemui JK yakni H Muh Yunus, H Bacori, H Muhammad Nur, dan Zainuddin. Mereka kompak mengenakan pakaian batik dan peci. Mereka juga berbincang-bincang bersama JK seputar kondisi Pasar sentral dan para pedagang yang berjualan di dalamnya.

Menanggapi keluhan para pedagang, Jusuf Kalla prihatin dengan masalah yang dialami para pedagang. Ia pun mengatakan, dirinya telah melapor ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna mengaudit kesepakatan antara pedagang dan pengelola Pasar Sentral yaitu PT Melati Tunggal Inti Raya sebagai respon terhadap keluhan para pedagang.

“BPKP dan KPK akan memeriksa apakah ada kesepakatan yang dilanggar. Nanti juga belakangan, tidak boleh lagi ada swasta yang bangun,” tegas Jusuf Kalla.

Harga Lods yang ditawarkan pengembang kepada pedang cukup bervariasi yaitu Rp.65 Juta juta hingga Rp. 165 juta dengan ukuran 1 x 1 meter, tergantung dari letak lokasinya. Jusuf Kalla menilai harga lods tersebut rerlalu mahal.

“Pedang besar dan kecil harus ada kerja sama. Harga lods pasar sentral memang terlalu mahal, kasihan pedagang. Mereka sebelumnya sudah meninggalkan utang kemudian terbakar lagi tempat jualannya, kalau harga lods terlalu mahal lagi, belum lama mereka berjualan bisa bangkrut. Diusahakan harga lods akan turun hingga 30 persen,”kata Jusuf Kalla.

Dalam pertemuan dengan pedagang tetsebut juga turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo dan Walikota Makassar, Mohammad Ramdan Ponamto. “Dalam pertemuan tadi ada juga Gubernur dan Walikota nanti mereka yang selesaikan polemik pedagang pasar sentral ini. Pedagang kecil itu perlu dibina,”tutup JK.(*)

Call Center PU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *