Tersangka Korupsi Lahan Bandara Mengaku Lalai Dalam Tahap Adminsitrasi Pembayaran Ganti Rugi Lahan

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sulsel kembali melakukan pemeriksaan terhadap Raba Nur, tersangka kasus dugaan korupsi dan mark up pembebasan lahan bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Jumat (02/12/2016)

Pemeriksaan ini dibenarkan oleh Kasi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin bahwa pemeriksaan terhadap Raba Nur ialah sekaitan dengan perkara yang menjeratnya sebagai kepala desa sekaligus panitia pengadaan tanah.

“benar bahwa salah satu tersangka di periksa yaitu raba nur, ia saat ini didampingi oleh penasehat hukumnya, jadi setelah diperiksa, raba nur akan dikembalikan ke lapas untuk menjalani penahanan,” Ujar Salahuddin

Sementara itu, Penasehat Hukum Raba Nur, Andri Hidayat menerangkan bahwa cliennya mengakui bahwa ada kelalaian yang dilakukannya sebagai seorang kepala desa sekaligus panitia pengadaan tanah pada saat proses pembayaran ganti rugi berlangsung. Raba Nur ikut bertandatangan tanpa memeriksa berkas yang diajukan, padahal pada berkas tersebut ditemukan adanya sejumlah data yang berbeda.

“Pemeriksaan terhadap Raba Nur hari ini lebih kepada keterangan yang dianggap kurang oleh penyidik. Selain itu, clien kami juga mengaku lalai dalam proses administrasi pembayaran ganti rugi, dimana dia ikut bertandatangan,” jelas Andri

Raba Nur ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan mark up dana pembebasan lahan untuk perluasan bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, bersama tiga tersangka lain, yakni Mahmud Osman selaku camat mandai, rasyid selaku kepala dusun dan siti rabiah yang merupakan salah satu tokoh masyarakat di kecamatan mandai Penasehat Hukum Raba Nur, Andri Hidayat.(*)

PEMKOT-Makassar