Nurani Strategic Sebut Lima Poros Bakal Bersaing di Bone, Poros A2P Paling Menonjol

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR  РPilkada Bone belum diputuskan jadwalnya. Bersama dengan 272 pilkada lainnya di Indonesia yang berakhir 2023 nanti, Pilkada Bone bisa jadi digelar 2023 atau menunggu pilkada serentak 2024.

Namun, kapanpun jadwal perhelatan demokrasi itu, tensi politik di Kabupaten Bone terus meninggi. Apalagi setelah dipastikan Bupati Bone Andi Fashar Padjalangi tak bisa lagi mencalonkan diri.

Direktur Nurani Strategic Consulting (NSC), DR. Nurmal Idrus, MM, menyebut adalah wajar jika Pilkada Bone lebih banyak dibahas dibanding pilkada daerah lain. Bone menurutnya, tetap menjadi maghnet politik karena seringkali memunculkan tokoh nasional dan juga menjadi pengontrol suara terbesar kedua di Sulsel setelah Kota Makassar. “Apapun yang terjadi jelang Pilkada di Sulsel, maka Bone akan menjadi prioritas bahasan. Dari daerah ini, kontrol politik Sulsel biasa dikendalikan,” katanya ketika ditemui di salah satu Warkop di kawasan Boulevard, Rabu, 3/2/2021.

Ditanya tentang peta politik, Nurmal menyebut bahwa kemungkinan akan ada lima poros utama yang berpotensi bertarung. “Kemungkinan tak akan jauh dari lima poros utama ini, yaitu Poros Padjalangi, Poros Halid, Poros Sulaiman, Poros Akmal Pasluddin (A2P) dan Poros Mangunsidi. Poros ini pada saatnya nanti akan memunculkan figurnya sebagai Calon Bupati,” katanya.

Nurmal belum bisa menyebut siapa nama pasti dari lima poros itu yang akan didorong menjadi figur andalan. “Seperti Poros Halid, mereka punya Syamsiar Halid, Poros Padjalangi punya Andi Yaqkin dan Andi Rio, dan Poros Sulaiman yang punya Andi Sudirman dan Andi Sumardi. Ini menarik kita tunggu,” tambahnya.

Mantan Ketua KPU Makassar 2013 ini hanya memprediksi, Poros anggota DPRRI, Andi Akmal Pasluddin (A2P), bisa menjadi sangat mengancam. “Jika Andi Akmal maju maka itu bisa mengubah banyak peta politik di sana. Dia punya segalanya untuk ikut bertarung seperti dukungan finansial, dukungan politik dan yang paling penting basis elektoral riil yang punya gambaran jelas,” ujar konsultan pemenangan Paslon Pilkada Lutim, Husler – Budiman ini.

Akmal katanya, pernah membuktikannya dengan meraih 66.329 suara murni di Dapil Sulsel 2 di Pemilu 2019 lalu. “Dari jumlah itu Pak Akmal meraih 33.376 suara dari total suara PKS di Bone dengan perolehan suara partai sebanyak 43.607 suara. Itu modal yang sangat besar,” jelasnya.

Nurmal mendeteksi basis elektoral Akmal Pasluddin membentang dari Bone Selatan yaitu di kecamatan Bontocani,
Kecamatan Kahu, Kecamatan kajuara, Kecamatan Libureng, Kecamatan Patimpeng,
dan Kecamatan Salomekko. “Pengaruhnya juga sampai di Bone Barat yang meliputi Ulaweng, Amali, Tellulimpoe, Lamuru, Bengo dan Lappariaja. Makanya menarik untuk kita tunggu sikapnya,” tukasnya.(*)

PEMKOT-Makassar