banner dprd mkassar

Bukan Cuma Rumah Danny Sepi, Poskonya pun Berubah Fungsi

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR -Sejak keluarnya putusan TUN yang memerintahkan KPU menganulir pencalonan petahanan Ramdhan Pomanto- Indira sebagai paslon Pilwali, peta dukungan benar bebar berubah. Relawan tim DIAmi yang dulunya begitu solid, terlihat makin keropos.

Bukan cuma konsolidasi tim dan sosialisasi yang tidak terlihat lagi di publik, tapi suasana kediaman petahana Ramadhan Pomanto, Jalan Amirullah juga berubah drastis. Jika sebelum putusan TUN keluar, nyarus tiada hari tanpa keramaian. Bahkan untuk kekuar masuk di kompleks Amirullah, kebanyakan orang memilih jalur lain. Maklum, kendaraan yang parkir, kadang menutupi setengah badan jalan. Bahkan penih hingga lahan parkirbkantor dinas pertanian Sulsel, pas depan kediaman DP, sapaan akrabnya.

Hanya saja, pasca putusan TUN yang memerintahkan KPU Makassar, susana berubah drastis. Lorong itu kian sepi, hanya satu dua kendaraan keluar masuk.

Di posko posko pemenangan Danny Pomanto pun kini berubah drastis. Nyaris tak ada aktivitas yang kelihatan. Bahkan ada yang berubah drastis dan beralih fungsi.

Seperti yang terlihat di Jalan Sungai Pareman, posko Laskar Merah Putih di tempat itu, yang dulunya sangat marak kini beraluh fungsi menjadi tempat percetakan dan reparasi kursi.

Seperti yang ramai diberitakan, Putusan kasasi yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar ke Mahkamah Agung terkait sengketa Pilwali Makassar segera keluar. Berdasarkan Undang-undang Nomor 10 tahun 2016, putusan harus keluar paling lambat 24 April mendatang.

Jelang putusan MA itu, Danny belakangan ini makin jarang muncul di Amirullah. Dua hari lalu ia memilih meninggalkan Makassar menuju ke Jakarta bersama timnya. Dalam laman facebook yang diposting Djusman AR, Danny tampak bersama istri, Djusman dan juru bicara Maqbul Halim. Ada juga H Nasran Mone, ketua tim jaringan Intifhadah.

Di waktu yang hampir bersamaan, mertua Indira Mulyasari, Surya atau disapa Cuya mendadak menemui mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Sukamiskin, Jawa Barat. Tidak diperoleh informasi, apa yang menjadi perbincangan kedua tokoh itu. Foto IAS dan Surya beredar di media sosial.

Sejak itulah, kediaman Danny di Jalan Amirullah, tampak sepi. Pintu pagar yang setiap harinya terbuka lebar, kini mulai tertutup rapat. Tidak ada aktivitas layaknya kandidat peserta kontestasi pilkada. Muka muka relawan ya g keluar dan masuk rumah, jarang tersenyum, suasana tegang sangat terasa.

Di depan pagar, hanya terparkir beberapa kendaraan roda dua. Di sepanjang jalan Amirullah yang biasanya ramai dengan kendaraan roda empat, juga tampak lowong.

Sebaliknya, di kubu Appi Cicu, pasangan ini malah makin kencang bergerak. Lewat Gerakan Aksi Fraksinya pendukung, nyaris tak ada waltu mereka tanpa penggalangan dukungan. (*)

PDAM Makassar