Ini Penyebab Erupsi Gunung Semeru Menurut Kepala Badan Geologi

Erupsi Gunung Semeru (nasional.kompas.com)
Pemkot Makassar SC
BAPENDA Makassar SC

SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) pada pukul 15.00 WIB. Sebelum erupsi, pukul 13.30 WIB mulai terekam getaran banjir pada seismogram, lalu pada 14.50 WIB, teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 4 Km dari puncak ke arah Kobokan.

Dilansir dari detik.com, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Eko Lelono menjelaskan penyebab erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur akibat ketidakstabilan endapan.

Menurutnya, aktivitas vulkanik terjadi di kawah Jonggringseloko yang terletak di tenggara puncak Mahameru. Letusan Gunung Semeru umumnya bertipe vulkanian dan strombolian berupa penghancuran kubah atau lidah lava, serta pembentukan kubah lava atau lidah lava baru.

Penghancuran kubah atau lidah lava sendiri mengakibatkan pembentukan awan panas guguran yang merupakan karakteristik Gunung Semeru.

Berdasarkan pengamatan hingga 30 November 2021, Gunung Semeru terlihat jelas dan terdapat hembusan gas dari kawah utama berwarna putih dan kelabu. Hembusan gas itu berada pada ketinggian hingga 100 meter dari puncak.

Sebelumnya juga ada sejumlah gempa yang terjadi sebelum kejadian ini, dimana ada ketidakstabilan kubah lava yang terjadi berdasarkan dari data-data sebelum erupsi.

Badan Intelijen Negara
Pangkep SC