banner dprd mkassar
DAERAH  

Giat Oprasi Patuh ‘Siamasei’, Ditlantas Polda Sulbar Menyasar Para Supir Bus

SUARACELEBES.COM, MAMUJU – Empat hari jelang berakhirnya Oprasi Patuh ‘Siamasei’ 2018, jajaran Polda Sulbar gencar melakukan sosialisasi kepada para pengguna jalan di Mamuju.

Tidak hanya pengendara roda dua, kali ini personil Ditlantas Polda Sulbar juga melakukan sosialisasi taat berlalu lintas kepada para supir pengendara roda 6 dan supir bus di terminal Bus Sambuang Kota Mamuju, Kab. Mamuju, Sabtu (5/5/2018).

Dalam sosialisasi Oprasi Patuh ‘Siamasei’, yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel selaku Ka Satgas Preemtif Operasi Patuh Siamasei 2018 Ditlantas Polda Sulbar, AKBP Drs Feranis. M, M. Si, bersama personil Ditlantas Polda Sulbar Bripka Ronald. L, mengajak para supir untuk berdialog langsung sekaligus menghimbau agar tertib berlalu lintas.

Dihadapan para supir, Bripka Ronald mensosialisasikan cara berkendara yang baik dan benar serta mentaati segala peraturan lalu lintas, sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya khususnya bagi pengendara roda 6 atau bus. “Kesiapan dan kelayakan kendaraan adalah bagian terpenting dlm mengendarai kendaraan,” kata Bripka Ronald.

Sosialisasi dan dialog oprasi patuh ‘Siamasei’ 2018 ini berlangsung selama 14 hari terhitung mulai tgl 26 April hingga 9 Mei 2018.

Sementara itu dalam operasi patuh ‘siamasei’ 2018 kali ini lebih memprioritaskan tujuh pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas di jalan raya diantaranya, pengendara yg menggunakan handphone saat berkendara, pengendara yang tidak menggunakan safety belt, pengendara dibawah umur, pengendara melebihi kecepatan maksimal, pengendara yang sedang dalam keadaan mengkomsumsi minuman alkohol, serta pengendara yang melawan arus.

Lebih lanjut Bripka Ronald menjelaskan, dengan adanya giat satgas preemtif dalam hal ini sosialisasi dan dialog kepada seluruh pengendara, bisa mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya. “melalui oprasi patuh ‘siamasei’ ini kami ingin menciptakan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas khususnya di wilayah provinsi sulawesi barat sehingga tercipta Kamseltibcarlantas.” Tutup Ronald.

PDAM Makassar