Polda Sulsel Segera Limpahkan Kasus Korupsi Lab FT UNM ke Kejaksaan

SUARACELEBES.COM,  MAKASSAR – Kasus dugaan korupsi pembangunan Laboratorium Terpadu Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang ditangani Polda Sulawesi Selatan  segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

Pelimpahan tersebut akan dilakukan setelah tim penyidik menyelesaikan pemeriksaan saksi dan merampungkan bukti-bukti.

“Rencana kasus Lab FT UNM pekan ini tahap satu kita kirim ke kejaksaan,” ungkap AKBP Leonardo.

Terkait pelimpahan kasus dugaan korupsi senilai Rp40 miliar itu, penyidik  menyusun empat berkas tersangka secara terpisah. Leonardo mengatakan, masing-masing tersangka memiliki peranan berbeda sehingga berkas dilimpahkan dengan splitsing.

Untuk keterlibatan aktor lain, hingga saat ini belum ditemukan. Termasuk bekas Dekan FT UNM yang kini menjabat Rektor UNM  Prof Husain Syam yang ikut bertanda tangan dalam kwitansi pelunasan.

“Penyidik menetapkan tersangka berdasarkan peranan masing-masing pihak. Dalam kasus ini bukan kebijakannya yang salah namun pada tahap pelaksanaan, kebijakannya sudah benar,” tambah Leonardo.

Sementara itu, Direskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Yudhiawan Wibisono menegaskan, kasus Lab FT UNM tersebut masuk dalam daftar kasus mandek yang harus tuntas pada 2017. Subdit III ditarget menyelesaikan setidaknya 9 kasus korupsi dan empat diantaranya kasus mandek.

“Itu pasti, ada 4 kasus yang ditarget termasuk Bandara Mengkedek, UNM dan lainnya,” ungkap Yudhiawan.

Kasus ini telah bergulir lebih dari setahun di tangan penyidik polda. Dalam kasus tersebut tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya yakni rekanan proyek Direktur PT Jasa Bhakti Nusantara Edy Rachmat Widianto, Tim Teknis UNM Jhony Anwar, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Prof Mulyadi dan terakhir Konsultan Manajemen Konstruksi Yauri.(*)

PEMKOT-Makassar