Terdakwa Kasus Korupsi Ini Seorang Ibu Menyusui, Majelis Hakim Kabulkan Penagguhan Tahanannya.

Gerinra Sulawesi Selatan

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar menetapkan untuk menerima pengajuan penangguhan penahanan terhadap Ketua Koperasi Amar Sejahtera, Nurhayati Syam, terdakwa korupsi Pengelolaan Bantuan Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PDB-UMKM) Kementerian Koperasi.

Terdakwa dibebaskan oleh majelis hakim pengadilan Tipikor Makassar, setelah permohonan pengalihan status tahanannya dikabulkan dari tahanan rutan menjadi tahanan kota.

“Terdakwa sekarang sudah berstatus tahanan kota dan bukan lagi tahanan lapas. Kemarin, majelis hakim mengabulkan pengalihan tahanannya,” terang Jaksa Penuntut Umum (JPU), Komariah

Terdakwa Nurhayati lanjut Komariah, akan kembali dijebloskan ke penjara jika didapati meninggalkan kota makassar.

“Jadi mulai kemarin terdakwa tidak diizinkan meninggal kota Makassar, kalau meninggalkan kota Makassar, maka terdakwa dapat langsung dijemput untuk jebloskan ke penjara lagi,” urai Komariah.

Sementara itu, Humas Pengadilan Tipikor Makassar, Ibrahim Palino menerangkan alasan pengalihan status tahanan terdakwa Nurhayati Syam lantaran yang bersangkutan memiliki bayi yang berumur 3 bulan.

Ibrahim menambahkan bahwa majelis hakim mempertimbangkan kebutuhan anak terdakwa yang masih menyusui serta belum bisa lepas dari perawatan intensif terdakwa selaku ibunya.

Berdasarkan laporan medis, kata Ibrahim, anak terdakwa mengalami sakit sejak dipisahkan dari ibunya sementara sang ibu juga dilaporkan jatuh sakit. “Hakim mempertimbangkan alasan humanis, karena bayi ibu itu dilaporkan sakit, sementara itu juga bayi itu membutuhkan asupan air susu ibu,” urai Ibrahim.(*)

 

Andi Muhammad Fadli