Nurdin Halid Abaikan Indikasi Perlawanan Klan YL

PDAM Makassar

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Golkar Sulsel enggan menanggapi indikasi perlawanan klan keluarga Yasin Limpo (YL) atas status kepemimpinannya di Golkar. Indikasi perlawanan klan YL terlihat dalam rapat terakhir Golkar yang tidak dihadiri satupun kader dari keluarga ini.

Selain itu, muncul isu jika klan YL tidak akan hadir dalam kegiatan rapat pimpinan daerah yang akan digelar di Kabupaten Bone 21-22 Oktober mendatang. Nurdin saat dikonfirmasi mengaku hanya ingin melihat perkembangan hingga kegiatan digelar.

“Kita lihat pekembangannya. Belum ada tanggapan, nanti saja,” kata Nurdin saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Terkait isu boikot pelaksanaan rapimda, Sekretaris Golkar Sulsel Abdillah Natsir mengatakan, tidak pernah mendengar adanya upaya dari segelintir kader memboikot jalannya kegiatan. Dia meyakini kalau Rapimda nantinya akan tetap dihadiri kader Golkar dari klan YL.

“Tidak ada begitu (Boikot). Pesertanya dari DPD II, kalau DPD I hanya sebagai fasilitator,” kata Abdillah.

Menurutnya, kegiatan Rapimda harusnya bisa dihadiri oleh para kader. Kalaupun tidak hadir, dia berharap ada pemberitahuan sehingga pengurus bisa memaklumi.

“Kalau berhalangan betul itu bisa ditolerir. Pasti juga punya utusan kalau ketuanya tidak hadir, tetapi ini seluruh ketua DPD II, kita harap hadir semua,” pungkasnya.

Seperti diinformasikan jika Bendahara DPD I Golkar Sulsel, Ichsan Yasin Limpo mendesak kepengurusan transisi saat ini segera menggelar musyawarah daerah (Musda). Menurutnya, kepemimpinan di partai politik berbeda dengan pemerintahan bupati atau wali kota. Dimana ketika masa jabatannya habis langsung diganti. Parpol dan organisasi demisionernya dilakukan dalam forum musda, sehingga jika tidak ada musda kepengurusan sebelumnya masih berlaku.

“Harus ada musda, Tidak bisa tidak ada musda. Selama tidak demisioner, (kepengurusan) masih berlaku,” kata Ichsan beberapa waktu lalu. (SO)

Pemkot Makassar SC