Camat Mandai Jadi tersangka Korupsi Lahan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

 

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Kepala Kecamatan Mandai Kab. Maros, Machmud Osman ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan markup proyek pembebasan lahan untuk perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, PT Angkasa Pura I (Persero). Machmud Osman diduga kuat ikut menikmati hasil pengalihan lahan yang dilakukan di Dusun bado bado, Desa baji mangai, Kecamatan Mandai, Kab. Maros.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin menerangkan bahwa dua tersangka baru yang ditetapkan oleh tim, salah satunya adalah Camat Mandai, Machmud Osman. Machmud osman menyusul tiga tersangka lainnya yakni Kepala Desa Baji Mangai, Raba Nur, Kepala Dusun Ba’do-ba’do, Rasyid, serta Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Siti Rabiah.

“Surat penetapan tersangka sudah diterima oleh pak camat. Jadi total tersangka kasus ini sudah ada empat orang. Dua diantaranya sementara di tahan.”

Selanjutnya, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Hidayatullah ikut membenarkan hal tersebut. Berdasarkan temuan tim penyidik, Machmud Osman terlibat kongkalikong dengan pihak lain yang bertanggung jawab dalam kasus ini, salah satunya ialah yang sudah di tetapkan sebagai tersangka sebelumnya.

“Kuat dugaan pak Camat ini juga menikmati hasil pengalihan lahan. Berkongkalikonglah,” ujar Hidayatullah.

Kejaksaan Tinggi Sulselbar terus menggenjot proses penanganan kasus dugaan korupsi dan mark up proyek pembebasan lahan untuk perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin seluas 60 ha, dimana dugaan sementara total kerugian negara mencapai ratusan milyar rupiah. (SEN)

PEMKOT-Makassar