Kantongi Hasil Ujian Tertinggi, Namun Dinyatakan Tidak Lolos CASN Guru PPPK

Pemkot Makassar SC
BAPENDA Makassar SC

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR -Pengumuman hasil seleksi CASN PPPK Guru Tahap I Tahun 2021 sudah diumumkan, namun sejumlah guru honorer bingung dan mempertanyakan penyebab ketidaklulusan mereka, padahal nilainya tertinggi dalam formasi dan sekolah tertentu, dan nilai kompetensi nya sudah memenuhi ambang batas kelulusan setelah ditambahkan afirmasi.
Salah satu guru honorer melayangkan sanggahan sesuai mekanisme yang diberikan oleh Kemendikbud/ Panselnas, karena ingin mengetahui persis sistem dan mekanisme yang digunakan Panselnas dalam menentukan peserta seleksi.

“Karena ada ruang yang diberikan untuk melayangkan sanggahan, maka saya mempergunakan mekanisme tersebut supaya dapat dilakukan peninjauan ulang hasil seleksi kepada saya,” Tegas Kiki Mutia, guru honorer pada salah satu SMA Kabupaten Maros.

Lebih jauh dikemukakan, dirinya setelah melihat dan menyaksikan pengumuman hasil seleksi ASN Guru PPPK Kemendikbud tahap 1 tahun 2021, langsung bingung dan heran karena sebelum pengumuman sudah menghitung sendiri nilainya yang diperoleh apa lagi setelah terbitnya Permenpan RB Nomor 1169 Tahun 2021, dirinya semakin yakin akan lolos dalam seleksi guru PPPK tahap I, karena adanya penurunan passing grade untuk formasi Prakarya dan Kewirausahaan tingkat SMA dari 260 menjadi 210.

“Sebagai guru honorer yang berusia diatas 35 tahun dengan masa pengabdian diatas 5 tahun, mendapatkan tambahan afirmasi sebesar 75 poin dengan perhitungan 15 persen dari 500, maka tentunya hasil kompetensi teknis saya sudah memenuhi ambang batas yang ditetapkan dalam Permenpan RB 1169/2021, apalagi hasil nilai yang saya dapatkan pada saat ujian seleksi ASN guru PPPK yang tertera di layar komputer dengan sistem UNBK nilainya masing masing untuk ujian Manajerial dan sosio kultural mendapat nilai 173 wawancara 32 dan kompetensi tehnis sebesar 180 yang jika ditambahkan afirmasi 75 point maka menjadi 255, sudah melewati passing grade 210,’ jelas Kiki.

Dirinya menambahkan, dengan diturunkannya passing grade untuk mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan tingkat SMA dari 260 menjadi 210, maka nilainya yang saya dapatkan diatas dari passing grade yang telah dilakukan penyesuaian berdasarkan PERMENPAN RB NO. 1169 TAHUN 2021, sekaligus mengantongi nilai tertinggi dari seluruh peserta yakni 460.”Saya berharap ada tanggapan atas sanggahan yang saya layangkan sesuai mekanisme, sekaligus meninjau ulang hasil yang telah dirilis serta meluluskan saya pada formasi di sekolah tersebut karena hasil atau nilai yang saya peroleh juga diatas ambang batas atau passing grade. Semoga ada peninjauan ulang dan kebijakan atas sanggahan yang saya layangkan, ” Harap Kiki Mutia.(*)

Perumda Parkir Makassar
Pangkep SC