Alasan Kejari Makassar Hentikan Penanganan Kasus Pulau Kayangan.

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Penanganan kasus dugaan korupsi kerjasama pengelolahan Pulau Kayangan untuk sementara dihentikan. Pasalnya, pihak Kejaksaan Negri (Kejari) Kota Makassar tidak menemukan adanya potensi kerugian negara dalam kasus tersebut.

Kepala Kejaksaan Negri Kota Makassar, Deddy Suwardy Surachman menerangkan bahwa penghentian penanganan kasus ini didasari adanya hasil audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Selatan yang menyebutkan bahwa tidak ada kerugian Negara dalam kasus tersebut.

“kasus itu tidak berpotensi merugikan negara, kita sudah minta audit BPKP dan Direktorat Jendral Kekayaan Negara, dan berdasarkan pendapat tersebut kemungkinan kami menghentikan kasus ini,” Kata Deddy.

Deddy menuturkan beberapa poin yang mendasari pendapat tidak adanya potensi kerugian negara pada kerjasama pengelolaan Pulau Kayangan diantaranya karena obyek wisata itu faktanya telah mati dan tidak menghasilkan pendapatan apapun.Sehingga pengelola tidak dapat menyetorkan kewajiban retribusi kepada Pemkot Makassar.

“Bagaimana mau bayar tertribusi sementara disana itu udah gak ada pemasukan. Sarananya sudah rusak bahkan pengelola mengalami kerugian selama mengelola obyek wisata itu,” jelas Deddy.

Tidak terpenuhinya kewajiban retribusi pengelola lanjut Deddy tidak serta merta menjadikan perbuatan itu sebagai tindakan korupsi.

Kejaksaan negri kota makassar sebelumnya mengusut kasus ini atas sejumlah indikasi penyelewengan terjadi pada pengelolaan Pulau Kayangan, diantaranya kontrak kerjasama yang diduga melabrak aturan antara Pemkot Makassar dengan PT Putra Putra Nusantara (PPN) milik Reza Ali. Akibatnya terjadi kerugian negara yang nilainya tidak sedikit. (SEN)

PEMKOT-Makassar