banner dprd mkassar

Nenek Ini Ngaku Dijanji Kacamata, Lalu KTPnya Dibegal Dukung Danny

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR -Informasi adanya begal KTP oleh oknum tak bertanggungjawab, untuk digunakan Danny Pomanto- Indira Mulyasari di Pilwali Makassar 2018 ternyata terbukti. Satu- persatu kasus begal KTP warga mulai terungkap.

Terbaru, kabar begal KTP ini datang dari
RT 03/ RW 08 Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso. Seorang ibu rumah tangga bernama Nurhaedah Dg Lebong, mengaku tak pernah menyerahkan KTP untuk mendukung Danny Pomanto- Indira Mulyasari di Pilwali Makassar melalui jalur independen.

“Tidak pernah ada permintaan dukungan seperti itu. Saya cuma dipanggil ke puskesmas untuk dikasi kacamata baca, karena memang saya sudah rabun,” ujar Nurhaedah kepada petugas PPS yang sedang melakukan verifikasi faktual, Selasa (12/12).

Berulang kali petugas PPS menanyakan apakah mendukung Danny Pomanto, seperti yang ada di form dukungan, namun Nurhaedah kukuh tak pernah memberi dukungan. Hingga akhirnya, petugas PPS menyerahkan form pernyataan bahwa Nurhaedah tidak mendukung Danny Pomanto maju di Pilwali Makassar.

“Tidak apa-apaji ini, karena memang saya tidak pernah menyerahkan KTP. Nanti di TPS baru saya memilih,” tambah Nurhaedah, sembari menandatangani form pernyataan pembatalan dukungan.

Tim Hukum Pilwali Bersih, Muh. Yusran Fajar, menilai begal KTP yang dilakukan oknum pendukung Danny Pomanto mencederai nilai- nilai demokrasi. Cara- cara tersebut tidak elegan, karena merampas dukungan warga secara paksa.

“Tentu temuan satgas pilwali bersih ini akan kami kawal dan laporkan ke Panwaslu. Selain ini, tentu juga akan kami laporkan kepihak kepolisian, karena ini murni pidana,” singkat Yusran saat dikonfirmasi.(*)

PDAM Makassar