Berkas Belum Rampung, Dua Tersangka Kasus Korupsi Laikang Akan Bebas Sebelum Jalani Sidang

Gerinra Sulawesi Selatan

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Berkas perkara dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi penjualan lahan negara di desa Laikang, Kabupaten Takalar yakni Kepala Kecamatan Mangngarabombang, Noor Uthary dan Sekretaris Laikang, Risno Siswanto hingga saat ini belum rampung. Padahal, keduanya telah ditahan sejak November 2016 lalu.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin menjelaskan bahwa tim penyidik masih dalam tahap perampungan berkas perkara dan status kedua tersangka masih tahanan Lapas Klas I Gunungsari Makassar.

“posisi perampungan berkas dan saat ini masih ditahan, ini sudah perpanjangan kedua pengadilan,” ujar Salahuddin melalui pesan whatsapp

Penahanan kedua tersangka kasus dugaan korupsi ini, lanjut Salahuddin masih tersisa 10 hari kerja. Berdasarkan pasal 24 KUHP, batas waktu penahanan untuk penyidik selama 20 hari, jaksa penuntut umum 40 hari dan pengadilan selama 60 hari.

Sehingga berdasarkan waktu penahanan keduanya yakni pada tanggal 23 November, tersisa 10 hari untuk tim penyidik merampungkan berkas perkara kedua tersangka tersebut. Jika dalam masa tenggak waktu yang telah ditentukan, berkas perkara belum juga diselesaikan, maka wajib bagi penyidik untuk mengeluarkan keduanya dari lapas.

“jika hingga batas waktu belum rampung, maka penyidik harus mengeluarkan tersangka demi hukum,” jelas Salahuddin

Sebelumnya, tim penyidik Kejati Sulsel, telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi penjualan lahan negara seluas 60 ha. di desa laikang, kecamatan mangngarabombang, Kabupaten Takalar, yakni Noor Uthary, Risno Siswanto dan Sila Laidi. Dua diantaranya yakni Noor Uthary dan Risno Siswanto telah ditahan dalam lapas Klas I Gunungsari, Makassar.

 

Andi Muhammad Fadli