Kejari Makassar Periksa 40 Orang Tua Siswa SMA Negri 1 Makassar

Kasi Intelegen Kejari Makassar, Alham.

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Tim penyidik Kejaksaan Negri Makassar terus mendalami kasus dugaan pungli yang terjadi di sekolah menengah atas ( SMA ) Negri 1 Makassar. Pada tahap penyidikan ini, pihak kejari makassar telah memanggil 40 orang tua siswa untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Kasi Intelegen Kejari Makassar, Andi Alham menjelaskan bahwa keterangan para orangtua siswa ini sangat dibutuhkan untuk mengetahui apakah pungutan liar yang terjadi di sekolah juga melibatkan oknum lain, bukan hanya Kepala Sekolah yang telah ditetapkan sebagai tersangka saat ini.

“kita akan liat apakah ada unsur bersama-samanya dalam melakukan pungli, makanya kita panggil seluruh orang tua siswa ini,” Ujar Andi Alham

Alham juga menyebutkan bahwa dalam keterangan para orang tua siswa yang telah diperiksa mengaku bahwa nominal uang yang diduga merupakan pungutan liar ini bervariasi, ” beda-beda, mulai dari 2 juta sampai 10 juta,” tambahnya

Hingga saat ini, tim penyidik telah menetapkan Kepala Sekolah SMA Negri 1 Makassar, Abdul Hajar sebagai tersangka dalam kasus dugaan pungli pada proses penerimaan siswa tahun 2016.

Berdasarkan data yang dihimpun suaracelebes.com, pada proses penerimaan siswa baru tahun 2016 di SMA Negri 1 Makassar telah menerima siswa sebanyak 396 orang. Padahal berdasarkan laporan yang masuk dalam sistem yang terdaftar pada operator telkom hanya sebanyak 294 siswa. Selisih 102 siswa inilah yang diduga terdaftar sebagai siswa melaLui prosedur yang tidak sesuai dan dikenakan biaya tertentu oleh pihak sekolah

 

PEMKOT-Makassar