Penangguhan Penahanan Kepsek SMA 5 Ditolak Kejari Makassar

M.Yusran, Kepala Sekolah SMA Negri 5 Makassar saat digiring menuju Lapas Klas I Makassar.
Gerinra Sulawesi Selatan

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Permohonan penagguhan penahanan Kepala Sekolah SMA Negri 5 Makassar, Yusran yang diajukan pekan lalu ditolak oleh pihak Kejaksaan Negri Makassar. Yusran yang ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi dan pungutan liar di SMA Negri 5 Makassar telah ditahan sejak 24 Februari lalu.

Kasi Intelegen Kejari Makassar, Andi Alham menjelaskan bahwa permohonan penagguhan penahanan Yusran ditolak berdasarkan hasil kesimpulan tim penyidik yang menangani perkara. Alham juga menyebutkan bahwa proses penahanan tersangka dilakukan agar penyidikan dapat berjalan lancar.

“permohonannya ditolak, tim penyidik menilai dengan tersangka ditahan bisa mempermudah penyidikan,” ujar Alham

Sementara itu, saat ditanya mengenai aliran dana pungli selain kepada Kepala Sekolah, Alham masih enggan berkomentar dan menyerahkan seluruh proses penyidikan kepada tim yang bertugas.

“arah tersangka baru belum ada, kita serahkan ke penyidik untuk mendalami kasus dulu, biarkan mereka bekerja,” tambahnya

Sekedar diketahui bahwa, dugaan adanya pungutan liar yang terjadi di SMA Negri 5 berawal dari laporan masyarakat yang ditindaki oleh pihak Kejari Makassar. Tim Penyidik berhasil mengendus adanya tindakan melawan hukum dengan adanya perbandingan atau selisih jumlah siswa yang terdaftar saat penerimaan siswa baru tahun 2016.

 

Andi Muhammad Fadli