banner dprd mkassar
HUKUM  

Pekan Depan, Pakar Pidana dan Forensik Jadi Ahli Dalam Sidang Kasus Penikaman Di Balaikota

Terdakwa Jusman saat menjalani sidang kasus dugaan penikaman terhadap Anggota Kepolisian, Bripda Michael
pemprov sulsel

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Tim Pengacara terdakwa Jusman, dalam kasus dugaan penikaman anggota kepolisian Polda Sulsel saat penyerangan Balaikota, pekan depan akan menghadirkan saksi ahli.  Ada dua saksi ahli yang akan dihadirkan pada hari Senin pekan depan, yaitu ahli pidana dan pakar forensik.

“Ahli pidana kita datangkan dari Unhas. Semoga pekan depan saksi ahli bisa datang,” ujar salah satu pengacara Jusman, Adnan Buyung Aziz

Adnan menuturkan, pihaknya menghadirkan ahli pidana dipersidangan guna meminta kejelasan, apakah penikaman yang dilakukan  Jusman adalah bagian dari pembelaan diri atau bukan.

“Menurut keterangan terdakwa kan dia beberapa kali lari dari oknum penyerang, tapi selalu didapat dan kemudian dipukul. Waktu lari lagi, dia kemudian bertemu dengan korban. Terdawka dipukul satu kali oleh korban sebelum  akhirnya terdakwa menikam korban di bagian pinggang belakang,” ujar Adnan.

Kemudian untuk pakar forensik, kata Adnan, pihaknya ingin meminta penjelasan luka yang mana yang menyebabkan kematian Bripda Michael Abraham.

“Ada hasil visum yang menerangkan bahwa Bribda Michael meninggal akibat luka benda tajam. Kita mau tau luka yang mana yang sebabkan Kematian Bripda Michael. Karena ada dua luka di bagian tubuhnya,” ungkap Adnan.

Adnan menjelaskan satu luka dengan kedalaman 3 cenrimeter sedangkan satu luka lainya berkedalaman 10 centimeter.

“Kita mau tau yang mana luka menyebabkan korban meninggal, karena kepolisian dan kejaksaan tidak melakukan otopsi terhadap mayat korban. Sementara pengakuan terdakwa juga hanya melakukan penikaman satu kali,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, Jusman adalah anggota satpol PP kota Makasar yang didakwa melakukan penikaman terhadap anggota Sabhara Polda Sulsel, Bripda Michael Abraham. Penikaman tersebut dilakukan oleh Jusman saat terjadi penyerangan oleh orang tak dikenal di Balaikota Makassar. Akibat tikaman tersebut, Bripda Michael meninggal dunia.

Call Center PU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *