Akhirnya, DPO Korupsi Bansos Sulbar Menyerahkan Diri

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Andi Tenri Nur Irmawati, tersangka yang sekaligus masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Tinggi Sulselbar akhirnya menyerahkan diri. Andi Tenri mendatangi gedung Kejaksaan didampingi tiga penasehat hukumnya, dimana salah satu diantaranya ialah anak kandung dari Andi Tenri.

Tim penyidik sempat melakukan pemeriksaan selama beberapa jam, sebelumnya akhirnya Andi Tenri dijebloskan ke dalam tahanan Lembaga Pemasyarakat Klas 1 Gunungsari, Kota Makassar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum, Kejati Sulselbar, Salahuddin menerangkan bahwa, tersangka kasus korupsi dana bantuan sosial Propinsi Sulawesi Barat ini telah menjadi buron sejak 2014. Andi tenri diduga menjadi perantara pihak pemerintah dengan perusahaan yang ditunjuk sebagai pelaksana pengadaan sistem pelatihan implementasi keuangan.

“buron ini menjadi perantara antara biro keuangan dan perusahaan, namun pada kenyataannya anggaran keluar tapi pelatihan tidak terlaksana. Prosedurnya pun rancu, seharusnya dana tersebut ditransfer ke perusahaan yang bersangkutan, namun diterima oleh tersangka secara langsung atau cash,” ucap Salahuddin.

Selain itu, penetapan Andi Tenri sebagai buronan Kejaksaan, karena tindakannya yang dinilai tidak koperatif saat penyidikan berlangsung dan dianggap menghindari proses hukum yang berjalan saat itu.

“tersangka tidak koperatif. sempat dihubungi oleh penyidik untuk diperiksa tapi tidak pernah datang, rumahnya pun selalu kosong,” tambah Salahuddin

 

Erwin, Penasehat Hukum Andi Tenri Nur Irmawati
Erwin, Penasehat Hukum Andi Tenri Nur Irmawati

Sementara itu, Penasehat Hukum Andi Tenri, Erwin menyangkal cliennya di tuding sebagai makelar ataupun perantara dalam kasus tersebut. Pasalnya, setelah diperlihatkan, Andi Tenri ternyata tercatat sebagai Manager Marketing pada perusahaan yang menjadi pelaksana kegiatan.

“katanya makelar kasus atau perantara, disini kita punya bukti kalau dia adalah manager marketing di perusahaan PT Cipta Gerbang Sarana,” ucap Erwin

Melalui erwinpun diketahui bahwa Andi Tenri melakukan penagihan dana kegiatan yang dilaksanakan oleh perusahaan, yang dimana dana tersebut ialah dana bantuan sosial. “tugasnya dia menagih, karena kegiatan sudah terlaksana jadi dia menagih ke pemerintah. Dananya pun bukan 600juta tapi 100juta saja,” tutup Erwin

Andi Tenri akan menjalani selama proses penahanan selama 20 hari kedepan dan masih berpeluang untuk diperpanjang guna kepentingan penyidikan.

(SEN)

PEMKOT-Makassar