Sekretaris Dinas Pendidikan Pangkep, Muslimin Yusuf : Demi Asas Mamafaat Buku “Modul” Diadakan

Gerinra Sulawesi Selatan

SUARACELEBES.COM, PANGKEP – Terkait adanya polemik mengenai diadakannya Modul untuk guru dan siswa , Sekretaris Dinas Pendidikan kabupaten Pangkep, Muslimin Yusuf menjelaskan, Mengingat asas mamafaat dan sangat dibutuhkan untuk memperlancar proses belajar daring bagi siswa dimasa pandemi Covid- 19 sehingga Modul tersebut diadakan dan lahirnya modul ini tidak mungkin pejabat struktural di dinas pendidikan tidak tahu, kenapa, karena karena modul ini dari tahun lalu sudah diadakan karena adanya pandemi tahun ini tinggal dilanjutkan, itu alasan kami, bahwa tidak mungkin kepala dinas tidak tahu jika ada pengadaan modus seperti ini,” Jelas Muslimin, Selasa, 16/3/2021 di Pangkep.

Pengadaan Modul ini, Lanjut Muslimin, mulai dari tahun lalu sampai tahun ini, itu murni arus dari bawah. Mengingat karena ini masa pandemi pembelajaran on line tidak efektif, maka kita di dinas pendidikan itu selalu mengadakan evaluasi dalam pembelajaran sehingga lahirlah modul itu untuk membackup pembelajaran on line dan Alhamdulillah itu responnya sangat luar biasa baik dari siswa, orang tua dan guru serta kepala sekolah sehingga lahirlah lagi modul untuk tahun ajaran, semester genap ini,” katanya.

Cuma kenapa kisruh seperti ini, Muslimin mengatakan, mungkin karena penyedianya tahun lalu lain dengan tahun ini, kemudian masalah kenapa tidak ada pesanan tiba- tiba langsung datang ke sekolah karena adanya desakan dari bawah baik dari siswa, guru, orang tua meminta lagi modul untuk pembelajaran anaknya dan memasuki tahun pelajaran, sudah berganti tahun pelajaran dari semester ganjil ke genap, karena dianggap darurat dan masa pandemi sehingga mengadakan secepatnya tanpa lahir juknis, tanpa adanya juknis muncul baru draf dan mengingat masa darurat kita adakan,” Ujarnya.

“Jadi kalau kepala sekolah yang mengatakan bahwa itu tiba- tiba datang itu juga tidak betul karena kita meminta datanya melalui ketua forum dengan ketua MKKS,” Pungkasnya.
(Amn)

Andi Muhammad Fadli