Forsospolmas: YOSS Lebih Bijak Ikuti Langkah Yayasan Andi Sose Kembalikan Aset Pemprov

Gerinra Sulawesi Selatan

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Klaim dan upaya perlawanan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) terhadap Stadion Mattoanging yang merupakan aset Pemprov Sulsel mendapat tanggapan dari beberapa kalangan.

Direktur Eksekutif Forum Pemerhati Masalah Sosial Politik dan Kemasyarakatan (Forsospolmas) Sulsel, MS Baso DN menegaskan, seharusnya pengelola Stadion Mattoanging yang berhimpun dalam YOSS, lebih bijak dan secara legowo menyerahkan kembali aset tersebut kepada Pemprov Sulsel sesuai apa yang menjadi temuan dan rekomendasi Korsupgah KPK dan aparat penegak hukum lainnya yang telah melakukan penelusuran dan investigasi dan menemukan data dan fakta, Stadion Mattoanging yang selama ini dikelola berpuluh puluh tahun oleh YOSS adalah aset milik Pemprov Sulsel.

“YOSS Harusnya mengikuti langkah dan sikap dari Yayasan Andi Sose yang secara legowo telah bersedia menyerahkan Gedung Juang 45 yang selama ini dikelolanya, karena memang aset tersebut milik Pemprov Sulsel. Saya salut dan apresiasi terhadap Yayasan Andi Sose yang berbesar hati secara legowo berkeinginan menyerahkan kembali Gedung Juang 45 sesuai pesan dan amanah dari Almarhum Andi Sose, semasa hidupnya beliau berpesan agar segera menyerahkan kembali Gedung Juang 45 kepada Pemprov Sulsel sebagai pemilik,” tegas Baso.

Lebih jauh dijelaskan, dari hasil penelusuran, investigasi dan pengumpulan data dan informasi dari beberapa pihak ditemukan fakta, Stadion Mattoanging yang selama ini dikelola oleh Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) adalah aset milik Pemprov Sulsel yang jika dinilai dari sisi ekonomis sudah berdampak milyaran rupiah yang dinikmati dan dirasakan oleh pihak pihak yang mengelola Stadion Mattoanging selama ini dan menurut informasinya tidak memberikan kontribusi positif bagi pendapatan asli daerah (PAD) Sulsel. Oleh karena itu, jika ada opsi yang diberikan pemerintah dan aparat penegak hukum dengan adanya pengembalian aset tidak lagi dipermalasahan dari sisi implikasi kerugian pemerintah atau negara, maka jauh lebih elegan YOSS dengan legowo dan keihklasan mengembalikan aset tersebut,”Jauh lebih baik mengembalikan aset saat ini, dan persoalan nilai dianggap selesai, ditutup, daripada akhirnya aset tersebut sesuai data dan fakta benar adalah milik pemerintah Sulsel dan semua pengelola diproses hukum,” tegas Baso.

Menurut Baso, beberapa waktu yang lalu dimasa kepemimpinan Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin, pihaknya pernah mendapat informasi dari beberapa pihak, Stadion Mattoanging memang bukan milik dari YOSS akan tetapi aset tersebut milik pemerintah dalam hal ini Pemprov Sulsel. YOSS hanya sebagai pengelola lahan Stadion Mattoanging yang setiap ada agenda dan pertandingan sepak bola baik skala lokal, nasional hingga internasional, lapangan tersebut harus disewa dari pihak YOSS. Termasuk segala fasilitas lain yang ada di areal Stadion Mattoanging.”Demi menjaga nama baik tokoh tokoh yang selama ini dihargai dan menjadi panutan masyarakat Sulsel, sebaiknya pengelola YOSS saat ini dengan berbesar hati dan legowo menyerahkan Stadion Mattoanging ke Pemprov Sulsel, untuk dibangun dan direnovasi menjadi lapangan sepakbola skala internasional, sehingga menjadi ikon Sulsel dan Makassar.

Jika kemudian YOSS masih berkeinginan untuk melanjutkan pengelolaan Stadion Mattoanging, tinggal dibicarakan dengan pemprov Sulsel dan beberapa pihak terkait dengan baik baik dan secara kekeluargaan,” Jauh lebih elegan dan bermartabat jika diserahkan terlebih dahulu lalu dibicarakan mekanisme selanjutnya. Jalur musyawarah mufakat jauh lebih elegan dan bermartabat daripada menempuh upaya hukum,, yang akan berlanjut pada persoalan Hukum lainnya,” tegas Baso.(*)

Andi Muhammad Fadli