Kejati Periksa Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, Terkait Dana Aspirasi

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar beri keterangan usai jalani pemeriksaan di Kejati Sulselbar, Rabu (18/01/2017)

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar  penuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Rabu (18/01/2017). Kedatanganya orang nomor satu di Jeneponto ini guna dimintai keterangan, terkait kasus dugaan korupsi dana aspirasi Jeneponto.

Kasipenkum Kejati, Salahuddin, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

“Benar, tadi ada bupati Jeneponto. Kedatanganya  guna memenuhi undangan Kejati Sulselbar terkait kasus dana aspirasi Kabupaten Jeneponto. Ia diperiksa berkaitan dengan jabatannya dulu yaitu sebagai Sekda kabupaten Jeneponto. Hanya dimintai keterangan tambahan saja sebagai Saksi,”jelas Salahuddin.

Hal senada diungkapkan oleh Bupati Jeneponto , Iksan Iskandar, saat ditemui awak media usai menjalani pemeriksaan di lantai 5 Kejati Sulselbar.

“Saya hanya memberikan keterangan tambahan terkait masalah pemasukan  Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2012,” ujarnya.

Sementara itu, tenaga ahli hukum Bupati Jeneponto, Mursalin Rauf, mengatakan “Saya tidak tau Pak Bupati bersaksi untuk tersangaka yang mana yang jelas, Pak Bupati hanya dimintai keterangan tambahan. Diperiksa tadi sejak pukul 10.00 Wita,”ujarnya.

“Pertanyaan tadi berkisar  mengenai anggaran APBD tahun 2013 dan PPAS,”imbuhnya.

Sejauh ini, Kejati sulselbar telah menetapkan 6 orang tersangka yaitu, mantan Ketua Komisi II DPRD Jeneponto Andi Mappatunru, mantan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jeneponto Alamzah Mahadi Kulle, anggota Komisi III DPRD Jeneponto Burhanuddin, mantan Anggota Komisi II DPRD Jeneponto Bungsuhari Baso Tika, mantan Sekretaris Komisi III DPRD Jeneponto Syahria Lologau, mantan Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto Syamsuddin, Staf Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jeneponto.

Semua  tersangka kini sedang menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri Makassar. Dalam kasus ini beberapa diantaranya mendapat putusan bebas.(*)

 

PEMKOT-Makassar