Ternyata Ini Penyebab Camat Dan Kades Ikut Korupsi

ilustrasi
PDAM Makassar

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Korupsi seolah sudah merasuki lapisan masyarakat hingga ke tingkat bawah. Dulu hanya pajabat dengan jabatan tinggi yang terlibat korupsi. Dewasa ini, korupsi sudah menjamah tingkat kecamatan bahkan tingkat desa.

Staf Badan Pekerja Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi, Wiwin Suwandi mengatakan hal tersebut bisa terjadi karena lemahnya pengawasan hirarki.

“rendahnya integritas pegawai negeri dan perangkat desa, juga menyebabkan peluang korupsi pada tingkat desa.” ungkap Wiwin.

Wiwin juga menambahkan ada kelemahan sistem, baik pada aturan yang mengikat desa maupun birokrasi pemerintah daerah yang membuat peluang untuk korupsi muncul.

Berdasarkan data yang dihimpun, sejak pertengahan tahun 2016 hingga saat ini terdapat dua kepala kecamatan, dua kepala desa dan satu sekertaris desa yang terjerat kasus dugaan korupsi di lingkup Sulawesi Selatan.

Mereka adalah Kepala Kecamatan Mandai, Macmud Osman, bersama dengan kepala desa Bajimangai, Raba Nur yang terlibat dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan mark up dana Pembebasan Lahan untuk perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Sedangkan Kepala Kecamatan Mangarabombang, Noor Uthary, Kepala desa Laikang, Sila Laidi, dan Sekretaris desa Laikang, Risno Siswanto terjerat kasus dugaan penjualan lahan negara di kabupaten Takalar.

Rata-rata pejabat tingkat Kecamatan dan desa ini berperan aktif dalam kasus yang menjeratnya, dan saat ditetapkan sebagai tersangka, seluruhnya langsung dijebloskan ke dalam Lapas.

Andi Muhammad Fadli
Gerinra Sulawesi Selatan