Sengketa Pilkada Takalar: Bur-Nojeng Tuntut Pemungutan Suara Ulang

Kuasa Hukum Pasangan Bur-Nojeng Anwar Ilyas bersama Burhanuddin Baharuddin memberi penjelasan terkait sengketa pilkada Takalar. Pasangan Bur-Nojeng memastikan akan menggugat ke Mahkamah Konstitusi hasil Pilkada Takalar. (int)
Gerinra Sulawesi Selatan

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Takalar 2017, kini masuk proses sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Sidang perdana sudah digelar Jumat (17/03/2017) kemarin. Dimana gugatan dari paslon Bur-Nojeng sudah di bacakan di depan hakim MK.

Koordinator Advokasi Bur-Nojeng, Anwar mengatakan, bahwa dalam proses sidang berlangsung, melalui Yusril Ihza Mahendra yang menjadi pendamping Bur-Nojeng membacakan 13 poin dugaan kecurangan yang terjadi selama proses Pilkada Takalar berlangsung.

“Ada 13 poin yang kami temukan diantaranya, pemilih siluman, NIK ganda, ada juga mobilisasi pemilih dari luar Takalar,” ungkap Anwar melalui sambungan telepon.

Ia menduga, kecurangan pilkada tersebar di 116 TPS, hanya saja dia tidak dapat menyebutkan satu persatu daerah kecurangan. Olehnya itu, pihaknya optimis MK dapat mengabulkan gugatannya untuk pemungutan suara ulang.

“Insya Allah besar kemungkinan akan mengalami PSU di 116 TPS,” tutupnya.

Untuk sidang selanjutnya, akan digelar Rabu 22 Maret 2017 mendatang, dengan agenda mendengarkan jawaban dengan pihak terkait (KPU Takalar) sekaligus menyerahkan buktinya. (SO)

Andi Muhammad Fadli