Gubermur Gorontalo Bersama Kepala daerah se-Indonesia Mengikuti Pengarahan Presiden Jokowi

PDAM Makassar

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Gubernur Gorontalo Drs. Rusli Habibie, M.AP dan Komandan Korem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Bagus Antonov Jardito, M.A. mengikuti Pengarahan Presiden Republik Indonesia kepada kepala daerah se-indonesia tahun 2021 secara Virtual, bertempat di Rumah Jabatan Gubernur Provinsi Gorontalo Jl. Nani Wartabone, Kota Selatan – Kota Gorontalo, Senin (17/5/2021).

Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dalam mengawali arahannya mengucapkan selamat Idul Fitri 1442 H dan selamat melaksanakan perayaan Kenaikan Isa Alamasi.

Iapun menekankan untuk harus tetap waspada karena adanya potensi kenaikan kasus Covid-19 yang sangat signifikan.”Tadi padi saya mendapat laporan ada 1,5 juta orang yang mudik dan 33 Persen masyarakat akan berpergian untuk mudik kekampung halaman,”Ucapnya.

“Saya melihat dari grafik kenaikan mobilitas masyarakat (Naik signifikan di tempat Wisata) supaya di perketat perokes untuk Zona Merah dan Orange agar tempat Wisata di tutup, hati – hati dengan keterpakaian Hotel karena terjadi peningakatan (sebelum dan setelah Idul Fitri tahun 2021) karena setelah pelaksanaan lebaran terjadi peningkatan yang signifikan. Untuk itu hati hati dengan penyebaran virus varian baru Covid-19 utamanya di Sumsel dan Kalteng karena transmisi lokal, apabila ketemu orangnya langsung di laksanakaam isolasi dan cari tau dengan siapa dia kontak langsung,”Jelasnya.

Pada kesempatan itu juga Jokowi menjelaskan bahwa Pertumbuhan ekonomi Indonesia harus mulai memasuki pemulihan di tahun 2021 Q2 targetnya 7 persen saya minta dari Q1: 0,74 persen saya minta dalam memasuki pemuliahan targetnya diatas 7 persen. Pertubuhan ekonomi Q1. Per Provinsi (Hanya 10 perovinsi yang Positif), namun jangan hanya melihat dari sisi ekonomi tetapi saya minta dari sisi kesehatan juga di perhatikan.

Selain Presiden, Mentri Dalam Negeri Republik Indonesia Prof. Drs. H. Muh. Tito Karnavian, M.A., Ph. D. juga menyampaikan bahwa Hampir satu setengah tahun kita di landa dengan covid-19 dan hampir semua negara terobrak abrik dengan virus ini, terjadi evek yang menyebabkan krisis ekonomi, ujian ini menjadi ujian bagi seluruh negara bahkan ini menjadi ujian bagi bangsa Indonesia.

“Kita harus mampu menyelamatkan ekonomi, meskipun setiap daerah memiliki perbedaan kebijakan yang menggunakan analogis yang ibaratnya krisis, namun bapakk Presiden meminta kita agar lebih menjaganya,” Tegasnya.

“Secara mikro untuk mengendalikan penyebaran covid 19 dibutuhkan kekompakan, olehnya kita harus kompak dalam menjaga penularan virus ini untuk mengurangi penyebaran covid yakni, angka kematian terus naik, kepala daerah sebagai pimpinan agar dapat memanfaatkan forum dalam melaksanakan kebijakan daerah dan daerah yang forkopimdanya kompak maka dapat mengendalikan covid19, kita tidak boleh lengah karena situasi di daerah lain akan berpengaruh di daerah kita, kita harus belajar dari kasus Negara India yang tidak dapat mengendalikan penyebaran virus sehingga kenaikan kasus makin meningkat dan ditambah lagi dengan adanya kasus baru di negara tersebut,” Ungkap Bapak Mantan Kapolri itu.

Drs. Rusli Habibie, M.AP (Gubernur Provinsi Gorontalo), DR. Drs. H. Idris Rahim, MM. (Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo), Irjend Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, SIK., M.Si., MM (Kapolda Gorontalo), Risal Nurul Fitri, S.H. (Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo), Suryono (Kabinda Gorontalo),, Drs. H. Sukri J. Batutihe (Asisiten bidang pemerintahan Prov. Gorontalo), Iswanta SE AK (Asisten Adminitrasi Umum Prov. Gorontalo), Drs. Sultan Rusdi ak Mm (Asisten Ekonomi Prov. Gorontalo), Rusli Nusi (Kalak BPBD Provinsi Gorontalo), Dr. Yana Yanti Suleman (Kadis Kesehatan Prov. Gorontalo).(Rama/AK23)

Pemkot Makassar SC