SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Dalam waktu dekat ini Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah dikabarkan akan melakukan penyegaran pejabat dalam lingkup pemprov Sulsel, mulai dari eselon II, III dan IV, termasuk melantik Sekprov definitif hasil assesment, fit and profertest yang dilakukan oleh timsel yang diketuai Prof Gagaring Pagalung.
Menyikapi hal tersebut, peneliti dari Forum Pemerhati Sosial, Politik dan Kemasyarakatan (Forsospolmas) Sulsel, Thareq Dwi Ch Umam menegaskan, langkah yang akan diambil Gubernur Sulsel dengan melakukan penyegaran/mutasi pejabat adalah langkah yang tepat karena hasil penelitian dan investigasi yang dilakukan pihaknya ditemukan beberapa pejabat di pemprov Sulsel saat ini sudah kehilangan spirit dalam kinerjanya. Hal ini kemungkinan disebabkan beberapa pejabat sudah merasa dan mendengar isu isu dirinya akan diganti atau digeser, sehingga tidak lagi bekerja secara maksimal. Hal lainnya, beberapa pejabat sibuk mencari job baru di instansi pemerintah pusat atau daerah lainnya mengantisipasi jika dirinya tidak lagi menjadi pejabat atau digeser dijabatan lain yang tidak sesuai keinginannya.”Gubernur harus segera melakukan penyegaran pejabat dilingkup pemprov Sulsel, agar terbentuk ‘kabinet’ yang baru dengan spirit baru,” tegas Thareq
Lebih jauh dijelaskan, disetiap daerah kabupaten, kota dan Provinsi yang baru saja memilih pemimpin baru, mutasi dan penyegaran adalah sesuatu hal yang lumrah terjadi oleh karena kepala daerah baru tersebut sudah barang tentu memilih pejabat yang tahu dan paham serta sejalan dengan apa keinginan dari kepala daerah tersebut.”Mutasi dan penyegaran hal lumrah terjadi di pemerintahan, dan sebaiknya mutasi atau penyegaran pejabat dilakukan sebelum masuk tahun anggaran baru, sehingga dalam satu tahun anggaran tersebut program dan kegiatan berjalan maksimal serta dikelola oleh pejabat yang baru, bukan meneruskan sisa program pejabat yang lama. Idealnya seperti itu,” jelas Thareq.
Pihaknya berharap, Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah dalam memilih pejabat untuk membantu merealisasikan program dan visi misinya, berasal dari kalangan yang mampu dan paham menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Kepala OPD dibidangnya masing masing.”Saya kira Gubernur sudah paham dan tahu karakter dari para pejabat atau calon pejabatnya, sehingga secepatnya Gubernur melakukan penyegaran dalam ‘kabinetnya’,” tegas Thareq.(*)



