Bupati Takalar diduga Jual Aset Daerah

Bupati Kabupaten Takalar, Burhanuddin Baharuddin usai menjalani pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Tinggi Sul-Sel. Burhanddin diperiksa dalam kasus dugaan Penjualan Aset Daerah milik Pemerintah Kabupaten Takalar.
Bupati Kabupaten Takalar, Burhanuddin Baharuddin usai menjalani pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Tinggi Sul-Sel. Burhanddin diperiksa dalam kasus dugaan Penjualan Aset Daerah milik Pemerintah Kabupaten Takalar.
Bupati Kabupaten Takalar, Burhanuddin Baharuddin usai menjalani pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Tinggi Sul-Sel. Burhanddin diperiksa dalam kasus dugaan Penjualan Aset Daerah milik Pemerintah Kabupaten Takalar.

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Bupati Kabupaten Takalar, Burhanuddin Baharuddin memenuhi panggilan Tim Penyelidik Kejaksaan Tinggi Sulsel terkait kasus dugaan Penjualan Aset Daerah seluas 40 Ha di desa Laikang, kecamatan Mangngarabombang Kab. Takalar. Burhanuddin dipanggil selaku Kepala Daerah yang memiliki wewenang atas Kebijakan dalam memutuskan penjualan aset milik Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar.

Kepala seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. “Iya benar, Bupati sekarang lagi diperiksa secara intens oleh tiga anggota tim penyelidik sekaitan dengan kasus penjualan aset daerah”.

Sementara itu, Burhanuddin Baharuddin yang ditemui usai menjalani pemeriksaan di lantai 5 bidang tindak pidana khusus kejati sulsel menyangkal telah melakukan penjualan aset daerah. Burhanuddin menjelaskan bahwa lokasi yang dimaksudkan dalam kasus ini bukanlah tanah negara. “Katanya lahan negara, tapi menurut pak camat bukan. Kitakan pengambil kebijakan saja”.

Kedatangan Calon Petahana di kabupaten takalar ini, sekaitan adanya laporan masyarakat terkait dugaan penjualan aset daerah yang mengatasnamakan pemerintah kabupaten takalar kepada pengusaha asal tiongkok, namun hasil penjualan tanah ini diduga dinikmati secara pribadi oleh Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin bersama antek-anteknya. (SEN)