Kejati Sulselbar : Negara kehilangan 150 hektar tanah di Kabupaten Takalar

Bupati Kabupaten Takalar, Burhanuddin Baharuddin usai menjalani pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Tinggi Sul-Sel. Burhanddin diperiksa dalam kasus dugaan Penjualan Aset Daerah milik Pemerintah Kabupaten Takalar.

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi Sulselbar, menemukan indikasi kuat terjadinya penjualan asset daerah berupa tanah seluas 150 ha di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Berdasarkan temuan jaksa penyelidik inilah, sehingga status kasus ini dinaikkan ke Penyidikan.

Kasi Penerangan Hukum, Salahuddin menerangkan bahwa tanah yang dimaksudkan dalam kasus ini berada di desa laikang, Kecamatan Mangngarabombang, Kabupaten Takalar. Tim penyelidik berhasil menemukan fakta bahwa tanah seluas 2000 ha telah resmi dijadikan sebagai lahan transmigrasi, melalui SK Gubernur yang diterbitkan pada tahun 2000.

“tanah tersebut adalah tanah Negara, tapi pemda setempat membuat seolah olah sebagian dari tanah itu adalah tanah masyarakat. Disinilah oknum sekdes dan kecamatan bermain.” Ujar Salahuddin.

Temuan penyelidik juga dijelaskan oleh Salahuddin, bahwa oknum desa dan kecamatan menerbitkan sejumlah dokumen pendukung untuk meyakinkan pihak PT. Karya Insan Cirebon selaku pihak swasta yang telah membeli lahan tersebut sebesar Rp 16 Milyar. Hal inilah yang menjadi salah satu pertimbangan tim penyelidik untuk mendalami dan mencari pelaku dibalik kasus penjualan asset daerah berupa tanah di Kabupaten Takalar.

Sebelumnya, sejumlah pejabat di Kabupaten Takalar telah memenuhi panggilan kejaksaan diantaranya ialah oknum sekretaris desa, kecamatan mangngarabombang hingga Bupati Kabupaten Takalar.

Pihak kejaksaan akan segera membentuk tim penyidik, dan segera menjadwalkan pemeriksaan lebih mendalam. (SEN)

PEMKOT-Makassar