Ian Latanro Lawan Idrus Marham

Ian Latanro (kanan) berfoto dengan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. (int)

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Komentar Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Idrus Marham, yang menyebut diutusnya Nurdin Halid ke Sulsel karena keterpurukan Golkar, mendapat tanggapan keras dari kader Golkar sekaligus pengurus transisi DPD Golkar Sulsel, Ian Latanro. Komentar Idrus disebut Ian, seakan-akan selama ini Golkar Sulsel tidak berbuat apa-apa.

“Silahkan saja Sekjen dan Plt Ketua Golkar Sulsel melakukan konsolidasi Golkar Sulsel. Tapi tidak mesti bicara terlalu jauh seakan-akan selama ini Golkar Sulsel tidak bikin apa-apa dan cenderung merosot,” kata Ian Latanro.

Selama ini, menurut Ian, banyak kebijakan DPP di Sulsel yang berlawanan dengan keinginan kader dan pengurus Golkar Sulsel. “Contohnya, penentuan caleg yang lebih mementingkan orang yang tidak kapabel dalam mendulang suara ketimbang orang-orang potensial untuk mendulang suara,” jelasnya.

Sekjen DPP Golkar Idrus Marham. (int)
Sekjen DPP Golkar Idrus Marham. (int)

Ia mencontohkan bagaimana, DPP tidak mengakomodir Fatmawati Rusdi Masse (istri Bupati Sidrap, Rusdi Masse), Latinro Latunrung, Luthfi Andi Mutty, Azikin Solthan dan beberapa nama potensial lainnya.  “Mereka terabaikan dan dibuang di Golkar hanya untuk mengakomodir orang-orang yang dekat dengan Sekjen dan NH dan faktanya tidak punya hasil,” sesalnya.

Belum lagi, kata Ian, penentuan calon usungan Golkar di pilkada semua atas keinginan Sekjen. “Contohnya di Pinrang, orang sudah deklarasi dengan petahana di KPU, ternyata keluar rekomendasi DPP untuk orang lain dan hasilnya kalah. Ini sedikit contoh dari sekian banyak masalah Golkar yang dikirim Pak Sekjen Idrus Marham ke Sulsel,” tambah Ian.

Sebelumnya, Idrus Marham menyebut Golkar di Sulsel mengalami keterpurukan beberapa tahun terakhir. Ia mencontohkan perolehan kursi di DPRD kabupaten dan provinsi. (SO)

PEMKOT-Makassar