Kejati Sulselbar : Belum Ada Penetapan Tersangka Kasus Penjualan Asset di Takalar

Bupati Kabupaten Takalar, Burhanuddin Baharuddin usai menjalani pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Tinggi Sul-Sel. Burhanddin diperiksa dalam kasus dugaan Penjualan Aset Daerah milik Pemerintah Kabupaten Takalar.

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi sulselbar, hingga saat ini masih mendalami kasus dugaan korupsi penjualan asset berupa tanah di desa Laikang, kecamatan mangngarabombang, Kabupaten Takalar seluas 150 hektar yang kini dikuasai oleh PT Karya Insan Cirebon. Tim penyidik yang ditunjuk untuk menangani perkara ini, belum menetapkan satupun tersangka dalam kasus yang merugikan Negara hingga 16 Milyar rupiah.

Sejumlah pihak telah dipanggil untuk memberikan keterangan dalam kasus ini, mulai dari oknum desa, kepala kecamatan mangngarabombang Noor Uthary, hingga Bupati Kabupaten Takalar, Burhanuddin Baharuddin. Bahkan saat ditingkatkan ke penyidikan, jaksa penyidik sudah memanggil Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Takalar, Nirwan Nasrullah sebagai saksi.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin menerangkan bahwa tim saat ini masih berusaha mengumpulkan alat bukti kuat, serta menemukan pelaku dibalik penjualan lahan ini. ia memastikan siapapun yang ditemukan terlibat dalam kasus ini, pasti diseret.

“orang sekarang banyak membahas tentang oknum camat, sekdes, kepala desa bahkan sampai ke bupati bahwa mereka berpeluang, malah sekarang saya mau bilang bahwa selama alat bukti belum ditemukan, kita tidak boleh merilis siapa tersangka, karena kita harus punya dua alat bukti. Kita jangan meraba-raba dek.” Ujar Salahuddin

Salahuddin menambahkan bahwa saat ini tim tengah melakukan re-schedule atau penjadwalan terhadap sejumlah saksi yang akan dipanggil sekaitan dengan kasus ini. Ia tidak menapikkan bahwa pejabat seperti kepala kecamatan akan kembali dipanggil karena perannya yang dianggap mengetahui proses penjualan asset berupa tanah ini, begitupula dengan pihak-pihak lain. (SEN)

PEMKOT-Makassar