Mundur Dari Gerindra, La Tinro Ingin Fokus Bisnis

La Tinro Latunrung (tengah) saat menggelar konferensi pers terkait mundurnya dari gerindra beberapa waktu lalu. (int)

Setelah beredar kabar dalam beberapa hari terakhir, bahwa Ketua DPD Gerindra Sulawesi Selatan La Tinro La Tunrung mundur, Kamis (20/10/2016)   akhirnya angkat bicara.  Dalam jumpa persnya ia  mengungkapkan alasan dirinya memilih untuk mengundurkan diri sebagai Ketua DPD Gerindra Sulsel.

La Tinro mengungkapkan, alasan utama dirinya ingin meninggalkan kursi ketua partai Gerindra Sulsel karena ingin fokus dengan bisnis yang selama ini dirintis bersama keluarga besarnya.

“Saya menyampaikan mohon izin Pak Jenderal (Prabowo Subianto), saya ini berbisnis dan anak saya semua baru selesai sekolahnya, dan juga mau belajar berbisnis. Dan saya ragu dalam perjalanan anak saya ini salah arah, karena masih sangat muda,” ungkap La Tinro

Alasan La Tinro ini disampaikan langsung di hadapan Ketua Umum DPP partai Gerindra Prabowo Subianto, pada 25 Agustus 2016.

Alasan kedua kata La Tinro, dirinya juga ingin konsentrasi mengurus pondok pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Imam Ashim. Di pondok pesantren itu La Tinro menjadi Dewan Penasehat pesantren yang khusus membina santri penghafal Al-Qur’an.

Dengan berbagai kesibukan itu, ia mengaku tidak menginginkan aktifitas kepartaian partai Gerindra di Sulsel terganggu. Hal itu pun menjadi bukti kata mantan Bupati Enrekang dua periode itu, sebagai rasa cintanya kepada partai Gerindra.

“Hidup mati saya ada di Gerindra, makanya saya mengundurkan diri. Jangan sampai kecintaan saya kepada Gerindra, saya juga takut saya tidak urus anak saya berbisnis, dan saya takut tidak urus Gerindra. Saya bilang, mending saya yang hancur daripada Gerindra yang hancur,” terang La Tinro.

Proses pengunduran diri La Tinro saat ini sudah diperoses oleh DPP partai Gerindra.

 

PEMKOT-Makassar