KPU dan Panwas Takalar diminta Perhatikan Pemilih Difabel

Seorang warga difabel menyalurkan hak suaranya dalam pemilu. KPU dan Panwaslu Takalar diminta perhatikan akses pemilih difabel. (int)

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) Sulsel miminta penyelenggara pilkada khususnya Kab. Takalar yang akan melaksanakan pilkada 2017. Bisa mempermudah akses bagi pemilih difabel. Berbagai hal disebut bisa dilakukan pihak KPU dengan mendesain akses bagi pemilih difabel di TPS. KPU diminta dapat mendesain TPS berdasarkan karakteristik data pemilih difabel.

“Demikian jika pemilihnya berkursi roda, maka ruang-ruang dalam TPS seperti bilik pencoblosan, letak kotak suara, harus memudahkan pemilih berkursi roda menunaikan hak suaranya. Dimudahkan seperti pemilih lainnya yang berkaki dua,” kata Direktur Perdik Sulsel Abdul Rahman kepada wartawan di Makassar.

Menurutnya, tanpa pelibatan difabel dalam pilkada, maka tak akan ada pemilu yang benar-benar memperlakukan pemilih secara setara. Berdasarkan data pemilih yang dirilis KPU jumlah pemilih difabel atau penyandang cacat di Kabupaten Takalar sebanyak 194 dari total 209.531 pemilih. Kecamatan Polobangkeng Utara merupakan kecamatan yang memiliki jumlah pemilih difabel tertinggi, yakni 42 difabel. sementara itu, kecamatan Sanrobone hanya memiliki 5 pemilih difabel.

Abdul Rahman menyebutkan, besaran jumlah pemilih difabel ini terlalu kecil. Menurutnya, jika jumlah pemilih di Kabupaten Takalar adalah 209.531 maka 10 persen dari total pemilih tersebut adalah 2000-an pemilih difabel. Rahman mengasumsikan besaran 10 persen penduduk difabel merujuk kepada hasil penelitian WHO terkait penduduk difabel yang berkisar 10 – 15% dibanyak negara.

Masalah lainnya ada pada pengetahuan komisioner KPU maupun Panwaslu terkait jenis-jenis hambatan difabel dalam kehidupan politik masih kurang. “Untuk itu, kami dan tentu saja banyak aktivis difabel di Takalar maupun di Kota Makassar bersedia berbagi pengalaman dengan para komisioner dan anggota PPS dan KPPS demi berlangsungnya pilkada yang mengakomodasi kebutuhan seluruh pemilih termasuk difabel,” Jelasnya. (SO)

PEMKOT-Makassar