Kejati Sulselbar Didemo Tuntaskan Kasus Penjualan Aset Libatkan Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin

Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat, Kamis (27/10/2016)

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat (Kejati Sulselbar), Kamis (27/10/16) Mereka menuntut pengusutan tuntas kasus dugaan korupsi penjualan aset daerah berupa tanah seluas 150 hektare di desa laikang, Kecamatan Mangngarabombang, Kabupaten Takalar.

Beberapa waktu lalu, pihak Kejati Sulselbar telah mengumumkan keterlibatan kepala daerah Kabupaten Takalar sebagai orang yang ikut bertanggung jawab atas dugaan tindak pidana korupsi ini. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Hidayatullah dengan tegas menyebut bahwa Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin terindikasi kuat terlibat dalam kasus ini, dengan bukti adanya izin prinsip untuk zona industri di kawasan seluas 2000 hektare di desa laikang dan punaga.

Atas pernyataan tersebut, massa dari Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi menuntut agar Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin untuk ditahan dan tidak dibebaskan untuk berkeliaran.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin sekaligus yang menerima para pengunjuk rasa menerangkan bahwa tim penyidik saat ini terus melakukan penanganan terhadap kasus tersebut, apalagi sudah ada tiga tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini. Ia juga menegaskan sekaitan dengan pernyataan Kepala Kejati Sulselbar, Hidayatullah mengenai keterlibatan Bupati Burhanuddin Baharuddin masih dalam proses pelaporan ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

“tim masih bekerja, sesuai pernyataan kajati beberapa waktu lalu bahwa untuk keterlibatan bupati kita masih menunggu petunjuk dari kejagung”. Kata Salahuddin (SEN)

 

PEMKOT-Makassar