Tersangka Korupsi Lahan Bandara Segera Dilimpah ke Pengadilan

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (int)

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sulsel akhirnya menyerahkan berkas perkara Kepala Desa Baji Mangai, Raba Nur yang merupakan tersangka dugaan korupsi dan mark up pembebasan lahan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar kepada Jaksa Penuntut Umum.

Penyerahan berkas disertai juga dengan penyerahan tersangka dan barang bukti.¬†“kami telah menyerahkan tahap dua berkas barang bukti dan tersangka atas nama Raba Nur,” ungkap Kasi Penerangan dan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin.

Melalui Salahuddin juga di ketahui bahwa pada pelimpahan tahap dua ini, penyidik kejaksaan tetap melakukan penahanan dengan alasan subyektif sebagaimana disyaratkan pada aturan hukum formil Kitab UU Hukum Acara Pidana Nomor 8 Tahun 1981 atau KUHAP Pasal 21 tentang pertimbangan subyektif.

Sementara itu, Raba Nur ditetapkan sebagai tersangka sesaat setelah ditangkap di Desa Baji Mangai pada Kamis, 11 Agustus lalu. Ia ditangkap lantaran dianggap tidak patut memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa. Tersangka juga telah tiga kali mangkir serta dinilai mempersulit penyidikan.

Penetapan RB sebagai tersangka karena dinilai berperan dalam dugaan korupsi salah bayar dan markup proyek pembebasan lahan perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, PT Angkasa Pura I (Persero), dalam kapasitasnya selaku kepala desa dan panitia pengadaan tanah (P2T) lahan bandara.

Usai penyerahan ini, selanjutnya Jaksa Penuntut Umum akan menyiapkan administrasi untuk segera dilakukan pelimpahan tahan dua ke Pengadilan Tipikor Makassar.

 

PEMKOT-Makassar