Ini Target Nurdin Halid Pimpin Golkar Sulsel

Nurdin Halid, Ketua DPD 1 Golkar Sulsel. (int)

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Pergantian ketua DPD I Golkar Sulsel, dari Syahrul Yasin Limpo (SYL) ke Nurdin Halid (NH), nampak kian menguatkan akar partai Golkar di daerah. Ini terlihat dengan dijadikannya kepala daerah sebagai ketua DPD II.

Informasi internal Golkar membocorkan jika Golkar dibawah kendali Nurdin Halid, sedikitnya bakal menjadikan 13 bupati, 5 wakil bupati, serta 2 ketua DPRD sebagai pimpinan tingkat kabupaten/kota.

Sejauh ini, sudah Enam bupati yang telah resmi menjabat ketua DPD II. Masing-masing, Iksan Iskandar (Jeneponto), Syamsuddin Hamid (Pangkep), Burhanuddin Unru (Wajo), Kaswadi Razak (Soppeng), dan Wali Kota Parepare (Taufan Pawe). “Bupati Selayar, Tana Toraja, dan Luwu Timur itu juga sudah pasti. Di Luwu Utara bukan bupati, tapi suaminya bakal jabat ketua Golkar,” menurut informasi internal Golkar yang enggan disebut namanya.

Pengamat politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Aswar Hasan mengatakan, dominasi kepala daerah Golkar menjadi bukti kekuatannya. Golkar dibawah Nurdin disebut patut diperhitingkan karena berhasil mempengaruhi sejumlah bupati yang notabene bukan kader Golkar.

“Bupati sebagai ketua DPD bisa sangat powerb full, dibanding ketua tanpa punya jabatan politik strategis. Kalau Golkar di Sulsel dipegang mayoritas bupati, peluang bisa melakukan aktivitas politik secara maksimal, termasuk pilkada,” kata Aswar.

Pergerakkan Nurdin Halid sejauh ini dianggap sulit dipisahkan dengan adanya keinginan ikut bertarung di pilgub. Meskipun secara terbuka tidak secara langsung menyatakan keinginannya.

“Itu kerja politik memang begitu, pion digerakkan lebih awal. Terakhir raja menyatakan siap,” ujar Azwar.

Sementara itu, Nurdin Halid mengatakan, antusias kepala daerah bergabung dengan Golkar tidak lepas dari proses konsolidasi massif. Nurdin sendiri hanya meminta semua pihak menunggu pemilu 2019 untuk membandingkan perkembangan Golkar dibawah kendalinya.

“Itu bisa ditanya, saya tidak pernah turun komunikasi mengajak bupati gabung Golkar. Saya kira ini berkat konsolidasi yang begitu menggelegar saat ini,” kata Nurdin.

Di Musda Golkar Wajo kembali mendaulat Nurdin sebagai calon gubernur Sulsel pada 2018 nanti. Bahkan14 ketua pimpinan kecamatan (Pincam) se-Kabupaten Wajo meminta Nurdin Halid agar menjadi calon gubernur Sulsel.

“Saya sudah berkali-kali diam seribu bahasa. Tapi hari ini, mereka yang ada di tempat ini memberikan dukungan, saya ingin katakan, sampai ketemu di Pilgub Sulsel 2018,” pungkas Nurdin Halid. (SO)

PEMKOT-Makassar