Herman Haizer Anak Petani yang Pimpin HIPMI Sulsel

Herman Haizer

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Lahir dari keluarga pas-pasan pada  7 juni 1979, Herman Haizer  tumbuh dengan segala keterbatasan. Sebelum  mencapai sukses baik sebagai Ketua HIPMI Sulsel  dan  Direktur Eksekutif Celebes Research Centre (crc) Herman haizer melalui banyak tantangan dan liku-liku kehidupan.

Sebelum  sukses   mendirikan  lembaga survey, tidak banyak tahu jika pengusaha muda ternama di sulawesi selatan yang bergerak dibidang bisnis jasa  survei ini adalah seorang anak petani. Untuk  menopang aktivitas pendidikannya di kampus iain syarif hidayatullah Jakarta,  di tahun 1998, Herman serabutan mengerjakan pekerjaan apa saja, pagi sebelum kuliah  dirinya menjadi loper koran untuk cari uang makan.

Pria  berdarah bugis kelahiran jambi ini. memulai karier pertamanya sebagai peneliti pada 2003. ketika itu, ia memutuskan bergabung pada Lembaga Survei Indonesia (lsi) di Jakarta. LSI sendiri adalah pelopor lembaga poling politik yang menjadi rujukan banyak orang.

Setelah  berkiprah di LSI selama kurang lebih delapan tahun, Herman mendirikan lembaga survei sendiri, sebuah lembaga survei kebijakan publik dan konsultan pemenangan pilkada yang diberi nama Celebes Research Centre  (CRC)

Herman Haizer
Herman Haizer

Perjuangan herman membesarkan lembaga surveinya ini tidaklah mudah, ia harus bersusah payah untuk mencari klien, dengan mengantarkan proposal  menggunakan sepeda motor, herman berkeliling wilayah di makassar hingga sulawesi selatan untuk mencari klien.
Saat presentase, Herman harus bekerja keras untuk memberikan penjelasan kepada kliennya saat presentasi. Pasalnya, sejumlah klien kurang percaya dengan angka-angka. Namun,  tantangan tersebut dilalui alumni pondok pesantren assyadiah sengkang dengan tenang. Perlahan  ia memberi pemahaman dan meyakinkan para politisi sulsel terhadap pentingnya survei dalam mengambil keputusan. Kini  sosoknya tak asing di kalangan politis.

Bagi  ayah tiga anak ini sukses yang diraih saat ini tak lepas dari modal kepercayaan. Baginya   kepercayaan  orang  terhadap dirinya  adalah harta yang paling berharga dan  ia harus  jaga dengan baik.

Dimata  sang istri, Herman adalah pekerja kerasa bukan tipe orang yang cepat menyerah. sukses Herman juga tak lepas dari kerja keras sang istri, memiliki latar belang yang sama pernah  bekerja di Lembaga Survei Indonesia ini, ia banyak terlibat membantu sang suami.

Berkat  pengalamannya memimpin lembaga survei dan sejumlah organisasi adalah modal Herman untuk  bertarung dalam pemilihan ketua HIPMI Sulsel. Herman maju  mendapat dukungan penuh dari sang istri, Neng Syamsiah.

“Saya berharap kepada bapak (Herman)  jika memimpin HIPMi ia tidak berubah, tetap seperti yang dulu sayang terhadap keluarga  dan terus menjaga kepercayaan yang diberikan yang ia bangun selama ini,” Harap sang Istri saat ditemui Suaracelebes.com beberapa waktu lalu.

Herman Heizer akhirnya terpilih sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulsel lewat Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Hotel Grand Clarion, Makassar, Minggu-Senin (18-19/12/2016)

Musda Hipmi Sulsel memperebutkan 120 pemilik suara dari BPC se-Sulsel ini berlangsung dua putaran. Pada  pertama, Herman Heizer unggul dengan perolehan 50 suara disusul Andi Nurhaldin dengan 38 suara dan Andi Troy Martino dengan hanya 28 suara. Sebanyak 1 suara abstain dan 3 suara dianggap batal.

Hasil ini membawa Herman Heizer dan Andi Nurhaldin Halid berhak melaju ke putaran kedua pemilihan.

Namun, usai Musda diskors selama 30 menit, di luar dugaan, Andi Nurhaldin legowo memberi kepercayaan kepada Herman Heizer untuk menjadi ketua Hipmi Sulsel. Herman pun secara aklamasi akan memimpin lembaga yang menaungi para pengusaha muda ini.

Saat memimpin organisasi pengusaha ini, Herman ingin menjadikan HIPMI sebagai lokomotif kaderisasi wirausaha muda yang berdaya saing dan bermanfaat bagi masyarakat dan ekonomi Sulsel.

“wirausaha tidak dapat dilihat dari sisi aktivitas bisnis semata, tapi ikut membantu menyelesaikan masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat. inilah esensi wirausaha sebagai sociopreneurship. hipmi harus mengambil peran dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mempercepat kesejahteraan masyarakat.” Herman Heizer. (*)

.