Disdik Sidrap Tunjuk 16 Sekolah Sebagai Percontohan

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Dinas Pendidikan (Disdik) Sidrap menunjuk sekitar 16 sekolah yang tersebar di 11 Kecamatan sebagai sekolah pencontohan dan acuan bagi sekolah lainnya. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk pameran ini berlangsung di Aula SKPD Sidrap, Senin (19/12/2016).

Kepala Dinas Pendidikan  Sidrap, Nur Kanaah, mengatakan bahwa tujuan diseminasi sekolah model tersebut yakni untuk menjadi acuan dalam penyelenggaraan sekolah lainnya baik negeri maupun swasta. Selain itu, sebagai sekolah pembina terhadap sekolah setingkat di sekitar wilayahnya dalam bidang kurikulum, pengajaran, administrasi, dan sebagainya.

Selanjutnya, sebagai tempat penyelenggara tenaga guru dan tenaga kependidikan lainnya melalui fasilitas Pusat Sumber Belajar (PSB) yang disediakan.

“Ini hanya berlaku bagi sekolah model yang diperlengkapi dengan fasilitas pelatihan PSB. Tak hanya itu, sekolah model juga nantinya akan menjadi fasilitator bagi sekolah sekitarnya yang ingin memanfaatkan fasilitas belajar yang ada seperti perpustakaan, labolatorium, workshop, dan keterampilan lain secara bergulir,” ungkapnya.

Nur Kanaah mengatakan, diseminasi sekolah model di Sidrap dilaksanakan dengan kerjasama Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulsel. Adapun fasilitator daerah dan pengawas sekolah model yakni empat orang dari unsur pengawas jenjang SD, SMP, dan SMA atau SMK. Pengawas sekolah model terdiri dari 10 orang dari unsur pengawas.

Kepala LPMP Sulsel, Abdul Halim Muharram, mengatakan, pada dasarnya diseminasi sekolah model dalam pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait program sekolah model. Selain itu beberapa hal yang perlu untuk dilaksanakan ke depan terkait pelaksanaan program sekolah model, termasuk bagaimana masalah dan kendala yang perlu mendapatkan perhatian dan solusi bersama.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Sidrap, Ruslan, berharap kepada tim penjamin mutu independen dan penetapan fasilitator daerah dapat bekerja dengan optimal dalam mendukung program sekolah model.

Menurutnya, pemerintah daerah juga telah memberikan pernyataan dukungan termasuk komitmen dalam penyediaan anggaran untuk mendukung program sekolah model ini. “Intinya, bahwa semuanya sudah kita persiapkan tinggal kerja keras dan kita semua,” ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap kedepan sekolah program sekolah model yang dicanangkan itu akan mewujudkan sekolah model yang memiliki daya saing tinggi dan mampu mencetak anak-anak didik yang bermutu, sekaligus menjadi pusat pemberdayaan kemandirian sekolah dan masyarakat di lingkungannya.

“Kedepan, sekolah ini nantinya akan eksis sebagai sekolah alternatif yang memiliki daya dorong dan respon positif dari masyarakat,” tandasnya.(*)