Kunjungi Kejati Sulsel, Komisi III DPR RI Pertanyakan Kasus Korupsi Laikang

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Rombongan Anggota DPR Republik Indonesia Komisi III Bidang Hukum dan HAM melakukan kunjungan kerja di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, selasa (20/12/2016). Dalam kunjungannya, sejumlah Anggota Komisi III DPR RI sempat mempertanyakan soal penanganan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Calon Petahana Kabupaten Takalar, Burhanuddin Baharuddin.

Ketua Komisi III, Beni K Harman menanyakan kejelasan penetapan status tersangka Burhanuddin Baharuddin dalam kasus dugaan penjualan lahan di desa laikang, Kecamatan Mangngarabombang, Kabupaten Takalar.

“Kasus ini sudah menjadi pemberitaan yang sangat gencar ya, seperti yang saya baca di media online, Bupati Takalar sudah ditetapkan tersangka. Jadi saya mempertanyakan supaya jelas,” ujarnya.

Hal serupa juga dituturkan oleh Anggota lain, Ahmad Basar yang menanyakan mengapa kasus ini gencar diberitakan, padahal tidak sesuai dengan Instruksi Jaksa Agung terkait penghentian kasus sementara jika proses pilkada berlangsung.

“Kalau menurut instruksi  jaksa agung, kalau sementara ada proses Pilkada semua kasus hukum dihentikan. Nah kenapa ini malah di tetapkan sebagai tersangka, itu artinya Kajati tidak mengindahkan instruksi jaksa agung,” ucapnya

img_7278

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Hidayatullah mengaku bahwa belum ada penetapan tersangka terhadap Burhanuddin Baharuddin namun kasus ini terus berlanjut oleh penyidik.

“Kami memahami apa yang diintruksikan oleh Jaksa Agung. Kami tetap memproses kasus ini kami sudah melakukan upaya paksa untuk tersangka lainya. Namun untuk Bupati memang belum ada penetapan status tersangka,” tegas Hidayatullah.

Kunjungan kerja Komisi III DPR RI ini berlangsung di lantai 8 Gedung Kejati Sulselbar. Usai menggelar sesi tanya jawab, Anggota Komisi III DPR RI akan melanjutkan kunjungannya ke Kantor Kementrian Hukum dan HAM.(*)