Kebijakan Bebas Visa Harus Dievaluasi

Kepala Seksi Status Keimigrasian KA Halim

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Kebijakan pemerintah pusat tentang bebas visa untuk warga negara asing dianggap perlu dilakukan peninjauan kembali. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi Status Keimigrasian KA Halim.

Ia mengaku sudah menerima beberapa masukan dari berbagai pihak agar kebijakan bebas visa harus dievaluasi. Pasalnya, kebijakan tersebut mengakibatkan adanya dugaan Tenaga Kerja Asing (TKA) masuk kewilayah Indonesia khususnya Sulawesi Selatan.

“Memang ada pemikiran bahwa bebas visa kunjungan itu untuk ditinjau kembali. Banyaknya 169 negara yang bebas masuk ke Indonesia itu dengan bebasnya, ibarat rumah kita buka pintu lebar-lebar,” ungkap Halim, Sabtu (14/1/2017).

Khusus di kota Makassar jumlah warga negara asing yang terdata di kantor Keimigrasian Kelas 1 Makassar mencapai angka dikisaran 300 orang, dan mayoritas warga negara asing tersebut berasal dari tiongkok.

Menurut Haklim jika jumlah visa dapat dibatasi maka proses penyaringan warga negara asing dapat berjalan dengan baik dan mencegah masuknya TKA ilegal di Sulawesi Selatan.

“Kalau itu (visa) sudah dibatasi jumlahnya dengan syarat-syarat tertentu filternyakan lebih aman,” jelasnya.

Halim menambahkan, pihak imigrasi sesungguhnya tidak mengalami kendala dalam penerbitan bebas visa jika warga negara asing tersebut memenuhi syarat yang ditetapkan.

“Orang itu (warga asing) tidak tercekal, harus punya tiket balik, masa berlaku paspor enam bulan jadi tidak ada kendala. Tapi, ┬átidak memenuhi syarat mereka ditolak,” tuturnya.

 

PEMKOT-Makassar