Tak Indahkan Putusan MA, Empat Pejabat Yang Dimutasi Bupati Enrekang Akan Tempuh Upaya Hukum

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Empat pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang yang dimutasi bakal menempuh upaya hukum lanjutan berupa gugatan perdata dan atau gugatan pidana.

Upaya ini dilakukan lantaran Bupati Enrekang, Muslimin Bando dinilai tidak menggubris dan mengindahkan putusan MA untuk mengembalikan jabatan mereka.

Keempat mantan pejabat yang bakal menempuh upaya hukum lanjutan tersebut masing-masing, mantan Asisten Administrasi Umum, Imran Mazmur, mantan Sekretaris DPRD kabupaten Enrekang, Alzam Taqwa, mantan Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten Enrekang,Yuyu Yuhaeni, serta mantan Kepala Dinas Perhubungan, Informasi Komunikasi, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Enrekang Imran Bidohang.

“Kami tempuh itu karena bupati tidak mengindahkan putusan pengadilan pertama, banding, kasasi hingga PK yang memenangkan klien kami dan meminta agar bupati mengembalikan jabatan mereka,” tukas Muhammad Faisal Silenang, selaku kuasa hukum keempat mantan pejabat.

Menurut Faisal, seharusnya bupati dapat legowo dan menjalankan putusan pengadilan tersebut. Hanya saja, nampaknya bupati belum menggubris hal tersebut. Ketidakpatuhan bupati melaksanakan putusan pengadilan itu, lanjut Faisal memungkin kan dirinya mengajukan laporan pidana.

“Putusan pengadilan memerintahkan keempatnya dikembalikan diposisi jabatan semula, atau jabatan sederajat, atau kemudian upaya lain seperti memberi kompensasi. Apabila tidak maka berdasarkan salah satu klausul KUHpidana, tidak melaksanakan perintah pengadilan bisa dipidanakan,”urai Faisal panjang lebar.

Sebelumnya, Majelis hakim Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Bupati Kabupaten Enrekang, Muslimin Bando. PK diajukan Muslimin atas putusan kasasi yang memenangkan keempat mantan pejabat tersebut dalam kasus sengketa jabatan.

PEMKOT-Makassar