Perdik Sulsel Serahkan Alat Bantu Mencoblos Bagi Pemilih Difabel Netra ke KPUD Takalar

SUARACELEBES.COM, TAKALAR – Pengurus Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) Sulsel menyerahkan  alat bantu mencoblos bagi pemilih difabel netra ke KPUD Takalar, Sabtu (11/2/ 2017). Alat bantu tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Perdik Sulsel, Abdul Rahman, dan sejumlah pengurus Perdik.

Alat Bantu Mencoblos bagi pemilih difabel netra yang diserahkan akan digunakan di 351 TPS di Kabupaten Takalar. Menurut Adbul Rahman, pelaksanaan pemilu akses bagi difabel di Takalar sudah didiskusikan beberapa kali bersama komisioner dan staf KPUD Takalar.

Hasil diskusi itu menunjukkan adanya perubahan mendasar. Salah satunya adalah pembuatan alat bantu mencoblos.

Ketua KPUD Takalar, Jusalim Sammak, dan beberapa staf yang mengurusi logistik tampak senang alat bantu mencoblos yang merupakan hasil kerja Perdik Sulsel dengan rapi dan siap digunakan.
Abdul Rahman menyatakan bahwa template ini sudah diujicobakan kepada 3 difabel netra mengenai kalimat yang tertera dalam template tersebut.

Ketiganya menyebutkan bahwa tata letak dan nama-nama calon dapat terbaca dengan baik dan hal ini akan memudahkan 162 pemilih netra dari total 607 pemilih difabel pada hari pencoblosan 15 Februari nanti.

Ketua KPUD Takalar, Jusalim Sammack, menyampaikan rencana sosialisasi pemilihan ini kepada sejumlah pemilih di Takalar. Sosialisasi ini tidak akan mengikuti cara biasa di mana selalu ada sosilisasi terpisah antara pemilih difabel dengan non-difabel.

“Kami akan melakukannya secara bersama-sama. Kami tidak ingin ada sosialisasi yang terpisah antara difabel dan non difabel,” ujar Jusalim Sammak dengan penuh semangat.

Abdul Rahman mendukunh penuh usulan ketua KPUD Takalar dan bersedia berbagi pengalaman dalam sosialisasi tersebut. Ia berharap dengan segala upaya KPUD Takalar ini mengurangi segala hambatan dalam menggunakan hak pilih warga, maka tingkat partisipasi pemilih difabel yang pergi mencoblos akan meningkat tajam.(*)

PEMKOT-Makassar