Hut Gerindra, DPD Gerindra Sulsel Konsolidasi Internal lewat Dzikir dan Doa

Sejumlah pengurus Gerindra Sulsel "tandingan" menyatakan menolak Idris Manggabarani sebagai ketua DPD Gerindra, hingga ada SK defenitif dari DPP Gerindra. (int)

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Pasca Latinro Latunrung meletakkan jabatan sebagai Ketua DPD Gerindra Sulsel, hingga saat ini belum ada kejelasan siapa yang bakal menggantikan posisinya. Kondisi ini dianggap berakibat buruk bagi keutuhan partai Gerindra di Sulsel.

Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel, Amrullah Pase, menilai diperlukan langkah antisipasi agar hal-hal yang berbau ancaman terhadap soliditas partai dapat dihindari.

“Meskipun ini baru dugaan, tak salah jika kita sediakan payung sebelum hujan. Apalagi jika memang tanda-tanda mendung sudah mulai terlihat,” kata Amrullah.

Menurut dia, ketua dan segenap jajaran pengurus boleh saja berganti, tetapi hal tersebut tidak boleh mengganggu kinerja partai. “Masih ada begitu banyak persoalan rakyat yang menunggu di luar sana. Sayang sekali jika hanya karena perpecahan yang menyebabkan kita tidak ikut berperan serta,” tambahnya.

Rencananya, DPD Gerindra Sulsel akan menggelar kegiatan Dzikir dan Doa dalam rangka memperingati HUT ke-9 Partai Gerindra. Acara ini rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 14 Februari 2017 di Ballroom Hotel Clarion Makassar.

“Kegiatan ini dilakukan selain untuk memperingati HUT ke-9 Partai Gerindra juga sekaligus akan dirangkaikan dengan doa bersama untuk kemenangan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang akan bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta.” ujar Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Andi Apiaty Amin Syam. (SO)

PEMKOT-Makassar