JSI Gelar Quick Count di Pilkada Takalar

MAKASSAR- Pemenang Pilkada Takalar 15 Februari 2017 mendatang akan diketahui sekitar dua jam setelah pemungutan suara ditutup di Tempat Pemungutan Suara (TPS), melalui hitung cepat (quick count) versi lembaga survei Jaringan Suara Indonesia (JSI).

JSI yang tercatat di MURI sebagai pemegang rekor paling presisi hasil quick count dengan selisih absolut 0,01% dibanding hasil pleno KPU salah satu pilkada, dipastikan akan menurunkan tim untuk mengetahui lebih cepat pemenang pilkada Takalar.

“Benar, kami akan melakukan quick count di Pilkada Takalar,” kata Supervisor Pemenangan JSI, Arif Saleh saat ditanya mengenai kepastian lembaganya merekam hasil akhir penghitungan suara di sejumlah TPS, Rabu (15/02/07).

Menurut Arif, hitung cepat di Pilkada Takalar, JSI akan mengambil sample di 180 TPS yang diacak dan repsentatif mewakili karakteristik pemilih di setiap wilayah, atau menggunakan metode multistage random sampling, dengan marjin error sekitar 1%.

“Hasilnya sudah bisa diketahui minimal Pukul 15.00 atau 3 jam setelah pemungutan suara ditutup di TPS,” tambah Arif yang lembaganya berhasil merajai kemenangan di pilkada di Indonesia selama tujuh tahun terakhir.

Arif menuturkan, meski pemenang pilkada sudah bisa diketahui lebih cepat. Namun, hasil akhirnya tetap berdasar pada rekapitulasi atau pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kendati demikian, hitung cepat lembaganya , hasilnya dijamin tidak akan jauh dari hasil resmi penyelenggara.

Selain di Takalar, JSI yang bermarkas di Jakarta ini, juga akan melakukan hitung cepat di sejumlah daerah yang menggelar pilkada serentak tahun ini. Diantaranya Pilgub DKI Jakarta, Pilkada Bekasi, beberapa daerah di Sulawesi Tenggara, serta di pulau Jawa. “Ada beberapa daerah yang menggelar pilgub dan pilkada kabupaten/kota tahun ini, kita juga melakukan quick count,” tambah Arif.

Khusus untuk Sulsel, JSI yang menorehkan kemenangan di atas 90% untuk pendampingan pemenangan di sejumlah pilkada kabupaten/kota selama 8 tahun terakhir, juga sempat melakukan hitung cepat di pilkada serentak 2015. Hasilnya tidak jauh dari hasil resmi KPU.

PEMKOT-Makassar